LINGKARMALANG – Kebun bunga sangat menjamur di Kota Batu. Mulai dengan kebun bunga dengan karakter sebagai kebun produksi ataupun kebun yang memang diperuntukkan sebagai ecowisata. Salah satu kebun berkarakter dan digunakan untuk ecowisata yaitu taman kelinci. Taman kelinci berada di Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Sebenarnya taman wisata ini bernama Plaza Garden Wisata Edukasi Rabbit Field, sesuai dengan lidah orang jawa yang ingin disederhanakan. Maka dari itu namanya disebut Taman Kelinci.

Banyak yang bilang taman ini mirip rumah hobbit yang ada di film Lord of The Ring. Dengan rumah-rumah kecil yang berada di bawah tanah. Dengan konsep tanah yang berumput dan memiliki kolong di bawahnya membuat rumah tersebut lebih menarik untuk di jadikan latar foto. Di tambah lagi dengan lokasi wana wisata ini yang terletak di tanah miring membuat warna warni bunga yang menghiasi terlihat menarik jika fotografer memiliki pandangan tajam.

Namun sangat disayangkannya konsep taman kelinci yang awalnya berkonsep ecowisata ini sudah berganti menjadi wisata selfie. Ditengarai banyaknya pengunjung yang hanya berminat untuk berfoto dan menghias akun sosial media. Membuat konsep ekowisata yang seharusnya untuk edukasi tanpa merusak tempat wisata kini sirna. Pasalnya ada kelinci yang ditemukan teler ketika salah satu pengunjung mengunjungi tempat ini. Menurut InstaGram akun bagus_wijanarko mengungkapkan “stop animal abuse” dengan melampirkan foto kelinci yang dimiliki taman kelinci yang sedang sekarat beserta pakan yang ada di sekitar kelinci yang menurut Bagus sedang sekarat tersebut. Seharusnya hal seperti ini tidak terjadi di wanawisata yang mengusung konsep edukasi. Memang sangat elok jika kelinci yang berukuran besar dan berbulu tebal tersebut di ajak berfoto dan di gendong. Namun pengunjung seharusnya mengetahui kondisi kelinci yang sedang kecapekan. Atau dari pihak Taman Wisata memberikan perhatian khusus pada satwa yang dijadikan objek foto. (Pungkas.N)