IG @anshani16

LINGKARMALANG – Kampung warna-warni akhir-akhir ini mulai membanjiri timeline postingan di media sosial, beragam pose dan gaya mulai dari yang sok serius hingga jenaka gemar dipraktekkan para pemudi dan pemuda yang bersinggah. Tidak hanya memberi warna pada tembok dan atap, karena keramaiannya kampung warna – warni pun didapuk menjadi kampung wisata untuk memberi warna pada geliat pesona pariwisata kota Malang.

Sekitar beberapa tahun yang lalu, kata Jodipan selalu erat dengan label kenakalan dan kebegundalan para penghuninya. Belum lagi tentang daerahnya di bantaran sungai yang secara tidak langsung mengundang kekumuh an lingkungannya.” Tidak ada yang tidak mungkin” ini mungkin prinsip yang ada diotak sekelompok mahasiswa Universitas Muhamadiyah Malang. Berawal dari sebuah project kuliah, sekelompok mahasiswa komunikasi yang bernama Guys Pro ini berhasil menyulap kampung yang sempat dimasukkan kedalam kawasan kumuh oleh pemerintah kota menjadi kampung yang mempunyai asset wisata alternatif.

Siapa yang menyangka, dari sebuah tugas praktikum mata kuliah Event Public relationship bisa menjadi sebuah karya besar dan menunjang program KOTAKU (Kota TanpaKumuh ) yang dicanangkan oleh pemerintah Kota Malang.  Seperti  yang pernah dimuat di website resmi kampus putih, yaitu www.umm.ac.id,  awal program ini hanyalah berupa kerja bakti dan pembuatan mural, namun Karena keterbatasan jumlah mahasiswa yang turun maka pengerjaan ini kurang maksimal. Setelah berkonsultasi dengan dosen, akhirnya sekelompok mahasiswa yang digawangi oleh Nabila firdausiyah ini memutuskan untuk membuat proposal kepada pihak ketiga yaitu produsen cat. Bagaikan tertimpa durian runtuh, tidak dinyana pabrik yang bersangkutan bersedia menurunkan dana corporate social responsibility nya untuk program ini. Akhirnya bersama dengan masyarakat setempat dan berbagai elemen, kampung ini kini bisa dikatakan sebagai primadonanya selfi di kota Malang.

Kampung jodipan terus bertansformasi menjadi lokasi wisata yang terus memanjakan pengunjungnya, bukan hanya berwarna-warni kini mural- mural 3D dan berbagai lokasi selfi baru dihadirkan oleh kampung ini.  Semoga kampung-kampung  lain di Kota Malang terinspirasi dengan membuat konsep dan tema yang berbeda dan unik untuk memanjakan wisatawan yang berkunjung di Malang.(tiko)