Lingkarmalang.com, Konservasi Mangrove – Setelah menyusuri pesona wana wisata susur Goa Coban Perawan (20/4), tim KKN UM desa Sidodadi  pada hari Minggu (22/4) kembali mendapat kesempatan untuk mengikuti kegiatan sosial rutin dari Lembaga Harapan Bajulmati Adventure selaku pengelola Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) desa Sidodadi-Gajahrejo berupa konservasi Mangrove.

Kegiatan konservasi diawalai dengan berkumpul dirumah pak Sis, selaku pengelola Pokdarwis, pak Sis menjelaskan, “kegiatan konservasi Mangrove tidak hanya penanaman bibit, melainkan juga perawatan layaknya membersihkan rerumputan liar disekitar tanaman Mangrove.”

Setelah semua tim berkumpul, kegiatan diawali dengan briefing  perihal teknis susur sungai, pemakaian baju pelampung sebagai penunjang keselamatan serta do’a bersama sebelum naik ke perahu (dengan kapasitas 15 orang).

Selanjutnya kami menyusuri sungai yang disekelilingnya ditumbuhi oleh pepohonan Mangrove dengan beragam jenis, pohon Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem alam yakni sebagai penahan abrasi saat air laut pasang. Selain itu juga terdapat pohon Nipa, yang memiliki buah dengan kendungan air cukup banyak dan bisa dimakan.

Setibanya kami dilokasi konservasi, tim ekspedisi dibagi menjadi 3 kelompok yang terdiri dari 5 orang setiap timnya. Setiap kelompok memiliki tugas dalam hal perawatan Mangrove yakni berupa membersihkan sekeliling Mangrove dari tanaman liar, setiap tim begitu antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Sungguh ekspedisi alam yang mengasyikan dan tentu saja menjadi pengalaman baru yang sulit terlupakan” papar Novia salah satu peserta KKN.

Kemudian kegiatan konservasi diakhiri dengan berenang berwisata air bersama, dan  tim diantarkan menuju Spot foto yang indah dibawah jembatan penghubung menuju Pantai Bajul Mati. pihak Pokdarwis memaparkan bahwa, “Kami menyediakan 7 unit kano/ sampan dalam menunjang eksplorasi wisata susur sungai”, tentunya hal tersebut merupakan upaya yang harus didukung dan dikembangkan kedepanya.

Eksplorasi susur sungai sendiri merupakan salah satu program KKN UM  desa Sidodadi dalam pembuatan video profil desa wisata, sehingga “tujuan utamanya adalah objek wisata didesa Sidodadi baik Susur Goa maupun Susur sungai dapat dikenal oleh masyarakat luas, bahkan wisatawan mancanegara sekalipun” papar Asy’ari.

Dari Kanan: Muhammad Nur Asy’ari ( Mahasiswa Teknik Mesin UM), Lailatul Isnaini, Novia Eka Sasmita, dan Apyu  Blazehilma Sudarso (Mahasiswa Tata Busana UM.

TIM KKN UM Desa Sidodadi dengan pengelola Lembaga Harapan Bajul Mati Adventure

Usai melakukan konservasi Mangrove.

OLEH: KKN UM DESA SIDODADI

Penulis: Muhammad Nur Asy’ari Mahasiswa Teknik Mesin UM