Lingkarmalang.com, Coban Panca Warna –  Keindahan coban memang serta merta mambawa fantasi jauh terbang melayang. Tak terkecuali untuk pengunjung sekaligus warga sekitar. Seperti dalam hal penamaan, pastilah ada perumpamaan yang melayang. Salah satunya yaitu Coban Pancawarna.

Pastilah ada makna imaginatif dari nama tersebut. Betapa tidak dari penamaan Panca yang berarti lima warna yang berarti warna, jika disambung pun menjadi air terjun lima warna. Sangat fantastik memang nama coban yang menyajikan atraksi jatuhnya air dari ketinggian 90 meter ini. Hal tersebut yang membuat para pengunjung dengan membawa rasa penasaran mengunjungi coban tersebut.

Meskipun jarak tempuh yang terbilang tidak dekat dari Kota Malang, Coban yang memiliki nama kedua Telaga Warna ini masih tetap menjadi magnet bagi para traveler. Bagi Nawak-Nawak Lingkar Malang yang ingin berkunjung ke sini tantangannya tidak berhenti di jarak yang termat jauh. Tapi juga dengan jalan yang tak beraspal namun berlumpur. Seakan mental dan tenaga anda diuji untuk membuktikan 5 warna yang menyembur di coban ini.

Sedikit saran untuk pembaca sekaligus calon pengunjung jangan mengunjungi tempat ini pada musim hujan. Karena kolam yang menjadi tempat penampungan air dari coban akan menjadi kopi susu pada musim hujan. Tentunya berbagai fantasi warna-warni yang saya tuliskan di awal akan amsyong dengan sendirinya. Ini dikarenakan aliran air dari atas akan berpadu dengan tanah dan jadilah warna yang awalnya biru berubah menjadi coklat. Selain itu akses yang berlumpur menjadi kendala tersendiri jika dilalui pada saat hujan turun.

Seperti lokasi wisata lain yang masih tergolong baru dalam khasanah wisata Malang Raya. Akomodasi di Coban Panca Warna juga sangat minim. Masih belum adanya tempat berkumpul semacam gazebo atau tempat menaruh barang membuat anda harus membawa barang seminimal mungkin dan meninggalkan barang berharga di kendaraan. Karena di parkiran kendaraan yang terletak cukup jauh dari coban sudah terbilang aman. Kita buatkan rangkuman alamat dan perkiraan biaya yang keluar, untuk memudahkan Nawak-Nawak Lingkar Malang mencari data lokasi dan spare uang yang akan dibawa.

 

Alamat : Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang

Tiket Masuk: free

Parkir: 2.000 (roda dua) 5.000 (roda empat)