Lingkarmalang.com, Tol Malang Mapan – Liburan ke Malang pasti akan menemukan titik kemacetan, apalagi Nawak-Nawak Lingkar Malang berangkat dari Surabaya. Seakan sudah tidak muat lagi kota dingin ini menampung para pelancong yang ingin berlibur. Mungkin kejengahan tersebut tidak lagi anda rasakan di awal tahun 2019, karena saat ini sudah ada tol Malang-Pandaan yang disingkat tol Mapan.

Namanya Unik

Unik ya namanya? Mapan dalam KBBI memiliki makna sudah tidak mudah goyah. Buat kamu yang usia 20 ke atas, pasti pernah mendengar jika mencari pasangan harus mapan. Mungkin hal ini pula yang melatar belakangi penamaan tol ini. Agar jalan tol ini lebih awet tidak mudah rusak, tentunya hal itu hanya sebatas doa, bukankah nama akan menjadi doa bila disebut dan berulang.

Jalan Pintas Saat Lebaran

Terbayang pasti jika saat long weekend saja macetnya sudah naudzubillah apalagi jika lebaran. Hal ini yang menjadi alasan para stakeholder membuka tol ini lebih dini. Sempat menjadi viral karena keputusan ini cenderung mendadak, karena tol masih belum siap ditengarai pintu tol yang belum jadi. Alasan viral lainnya karena tol ini digratiskan dan efeknya para pemudik tidak sempat tersendat di sepanjang kecamatan Lawang sampai Singosari.

Mulai Beroperasi Stabil 2019

Awal 2019 tol yang memiliki pintu di Karanglo ini dipastikan sudah dapat beroperasi stabil. Ini dapat diartikan warga Malang yang saat ini harus melewati lautan kemacetan mulai 2019 sudah selesai. Perlu diketahui bahwa tol ini sudah terhubung dengan tol Surabaya. Jadi warga Malang sudah bisa masuk tol tanpa keluar lagi sampai Gresik, Surabaya ataupun Pasuruan.

Dan akhirnya semoga dengan hadirnya Tol Mapan ini dapat menjadikan Malang sebagai tujuan wisata. Meskipun selama ini sudah menjadi tujuan wisata, namun masih memiliki cacat yaitu kemacetan. Apalagi menjelang diresmikannya Kawasan Ekonomi Khusus Singosari, pasti akan sering lalu lalang kendaraan beroda lebih dari empat. Rasanya patut untuk mengacungkan jempol pula dengan adanya tol ini.