LINGKARMALANG – Surga Jawa Timur yang bernama Gunung bromo ini tak ayal sering menarik wisatawan baik dalam dan luar negeri untuk menikmati tropisnya alam Indonesia. Gunung Bromo yang masuk dalam kawasan taman nasional Bromo Tengger Semeru ini mencakup kurang lebih tiga wilayah administrative diantaranya adalah Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Malang.

Karena mencakup di tiga wilayah administrative, maka otomatis gunung bromo juga mempunyai tiga pintu masuk yang mempunyai daya Tarik tersendiri. Dalam artikel kali ini Lingkar Malang ingin mengulas habis tentang eksotisme ketiga pintu masuk tersebut.

  • Kabupaten Pasuruan

Karena letaknya yang dekat dengan bandara Internasional Juanda, jalur ini sering digunakan untuk wisatawan yang hanya memiliki sedikit waktu untuk berwisata ke Gunung Bromo. Touchdown di bandara Juanda pada malam hari lalu berangkat ke pananjakan untuk menikmati sunrise, serta tak lupa menikmati indahnya gunung Bromo, bukit telletubies dan pasir berbisik. Wisatawan yang sibuk dan hanya memiliki waktu kuranng lebih dua hari tidak akan kuatir ketinggalan pesawat dan meneruskan pekerjaan di kota asalnya. Dikarenakan jarak antara start point wisata Gunung bromo dan bandara hanya berkisar tiga jam perjalanan.

  • Kabupaten Probolinggo

Jalur ini biasa digunakan wisatawan mancanegara atau lokal yang ingin mengekplore pulau jawa menggunakan jalur darat .. Rute yang digunakan biasanya berawal dari pulau Bali- kawah Ijen banyuwangi – Bromo via probolinggo dan berakhir di Kota Jogja atau sebaliknya. Destinasi lain yang bisa turut dinikmati dan searah dengan pintu masuk via Probolinggo adalah air terjun Madakaripura dan rafting di sungai pekalen.

  • Kabupaten Malang

Bagi penggiat adventure jalur ini sangat kondang. Banayk sekali rute sepeda motor trail, maupun sepeda gunung yang asik dan menantang. Jalur kabupaten Malang atau yang sering disebut sebagai jalur tumpang ini juga menyajikan banyak wisata yang cukup lengkap. Di jalur ini saja ada tiga air terjun yang menawan untuk bisa dinikmati, coban jahe yang lengkap dengan sarana tubbing dan outbondnnya, coban sumber pitu  yang sedikit ekstrim namun terbayar dengan pemandangan 7 sumber air disamping megahnya air terjun, serta coban pelangi dimana jika sedang beruntung bisa menikmati indahnya pelangi di areal air terjun. Bagi penikmat wisata ekstrim arung jeram juga tersedia operator ndayung yang siap menemani anda berpacu adrenaline di aliran sungai amprong yang dingin. Dan jangan lupa di akhir perjalanan untuk menikmati perpaduan manis dan asamnya apel khas poncokusumo langsung dari kebun.

Silahkan tentukan pilihan anda, apakah anda termasuk wisatawan yang sibuk dan hanya memiliki sedikit waktu, ingin menjajal pulau jawa dari ujung ke ujung, atau petualang wisata ekstrim dan berjiwa adventure ?