Lingkarmalang.com , Ipok Kopi –  Perkembangan bisnis kopi di Kota Malang bisa dikatakan semakin berkembang pesat. Siapa sangka kota yang jauh dari kata metropolitan apalagi megapolitan ini bisa menciptakan banyak café yang berjejer di ruas-ruas jalan Malang.  Uniknya lagi walau harganya jauh dari  kebanyakan café di ibukota namun bila bicara tentang rasa terutama perihal manual brewing kualitasnya tak kalah dengan café-café besutan barista ibukota.

Setahun yang  lalu, ada juga sebuah café di sekitaran Jalan Veteran Kota Malang yang  bernama Ipokopi. Sedikit berbeda dengan café lain yang mengandalkan single origin, café ini mencoba menghentak ranah bisnis kopi dengan varian Kopi Tareek. Tak dinyana varian kopi yang pembuatannya mirip dengan Teh Tareek khas Malaysia ini menyita perhatian banyak pengunjung yang datang.

Setelah beroperasi selama tiga tahun sayang sekali café ini harus tutup. Kalau kata pemiliknya yang bernama Zulkarnaen “karena satu dan lain hal kreativitas kami dalam meracik kopi harus libur dulu”. Namun ternyata tidak  membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengistirahatkan kepiawaian para barista ini untuk meracik kopi. Vakum selama beberapa bulan Ipokopi ini kembali lagi dengan format yang berbeda.

Kopi yang dulunya dihidangkan dalam cangkir kecil atau gelas tinggi kaca kini oleh barista Ipokopi ini disulap menjadi dalam kemasan botol. Tak ada yang berbeda soal kualitas dan rasa, yang berbeda dan ingin diciptakan adalah Ipokopi ingin membawa suasana café di mana saja dan tak terbatas oleh tembok-tembok. Alias bila ingin diucapkan secara slengekan Ipokopi adalah perwujudan suasana café dalam sebuah botol.

Adapun dua varian yang dikemas menjadi kopi botolan adalah sang primadona Kopi Tareek dan satunya lagi adalah kopi Vietnam drip. Untuk sementara ini buat Nawak Ngalam yang  ingin menjajal sensasi kopi berbuih akibat tarikan barista Ipokopi bisa order langsung di instagram official Ipokopi. Memasang bandrol harga dibawah 20.000 Kopi Tareek dan Vietnam drip ini dijamin bersahabat dengan kantong Nawak Lingkar Malang. (Kartiko)