LINGKARMALANG – Seharusnya Indonesia tak perlu canggung menerima kehadiran musik rock. Sejarah mencatat bertahun-tahun yang lalu pada pertengahan tahun 50 an, ada sekelompok anak muda yang sempat mengguncang dunia dengan genre rocknya. The Tielman Brothers adalah band yang lahir di Indonesia namun dewasa di negeri belanda, band ini sekaligus juga didapuk sebagai band rock yang tertua di Indonesia. Aksi panggung yang memukau karena ulahnya yang atraktif tak ayal sering menginspirasi beberapa band terkemuka baik di Indonesia maupun internasional.

Begitupula yang terjadi di Kota Malang, sejak tahun 1970-an Kota Malang sudah banyak memperkenalkan band-band rock lokal . Bahkan di tahun yang sama Kota Bunga ini tampak gahar memperkenalkan Lady rocker yang bernama Slyvia Saartje. Keberadaan music rock di Malang dari tahun ke tahun  semakin subur dan berkembang band – band yang mengusung genre rock semakin beragam dan semakin berlomba menampilkan karya terbaik bagi pendengarnya.

Bicara tentang aliran music rock masa kini, ternyata apa yang ada dipikiran penulis selama ini salah. Kesan anak rock yang berambut gondrong dengan pakaian bermotif tengkorak ternyata tak selamanya melekat pada personel yang mengusung genre rock. Contoh paling nyata adalah apa yang terlihat pada sekelompok pemuda dan pemudi yang menyukai aliran rockabilly. Bukan hanya personelnya yang berbaju rapi serta  berambut klimis disisir kebelakang, para pemirsa setia band ber-genre ini pun juga bernampilan yang kurang lebih sama. Konon katanya, ini adalah ciri khas para penggemar musik Rockabilly, music yang pernah nge trend di era 1950-1970 dengan Elvis Presley sebagai bintangnya.

Social of Society, adalah band Malang yang mengusung Rockabilly sebagai jiwa bermusiknya. Walaupun diawali dengan membawakan aliran Punk rock melodyc di awal karirnya, band yang ter influence dengan Jhony Cash dan Suicidal Sinatra ini tak serta merta melupakan budaya perlawanan, dan solidiaritas. Seperti namanya Social of Society yang terinspirasi dari semangat bersosialisasi satu sama lain hingga tiba di liang lahat.

Dentuman bass contra yang mengiring, tarikan suara yang khas dan goyangan para penonton menyerupai gerakan Elvis saat menyanyi adalah pemandangan yang cukup unik untuk dilihat pada setiap performancenya. Tertarik menyaksikan band ini mengguncang Kota Malang dengan Rockabilly secara langsung? Yuk kepoin aja instagram mereka dan catat setiap jadwal pertunjukannya.