LINGKARMALANG – Gegap gempita perayaan Hari Bumi tidak hanya ramai di Kota besar saja. Hingar bingar semaraknya hari bumi juga sampai di sudut sebelah timur Kota Malang yang bernama Tumpang. Enggan kalah dengan meriahnya perayaan Hari Bumi di Kota yang mayoritas diselenggarakan oleh Pencinta Alam.  Kota Tumpang berhasil menyedot animo masyarakat sekitar dengan acara bertajuk “Sampahmu adalah Surga Bagi Kita”.

Kurang lebih delapan komunitas turut serta menyelenggarakan event yang bisa dibillang akbar ini. Tak hanya melulu komunitas lingkungan dan pencinta alam, berbagai komunitas dari beragam fokus pergerakan sepertii seni, Pendidikan dan sosial pun ikut turut bersumbangsih ide dan tenaga dalam acara Hari Bumi di tahun ini.

Bertempat di tempat pembuangan akhir “dadakan” , acara ini bisa dikatakan cukup unik dan menarik. Pemandangan sampah yang menggunung di dekat panggung hiburan band bukan tanpa tujuan. Mengkampanyekan tentang pola lingkungan yang sehat tanpa sampah, dengan menyajikan contoh konkrit dari kebiasaan manusia yang salah dalam mengelola sampah, adalah salah satu tujuan dari acara ini.

Berbagai acara disajikan dalam memeriahkan acara ini, mulai dari pengecatan mural di rumah sekitar tempat acara berlangsung, Sablon kaos gratis bertemakan lingkungan, Sosialisasi tentang bank sampah, workshop pembuatan kerajinan dari sampah dan barang bekas, hingga puncaknya adalah pagelaran music reagge yang di bumbui dengan kampanye tentang lingkungan hidup.

“harapan kita, sungai dan daerah ini kedepan dijadikan ekowisata,dan kedepan ada pengelolaan sampah yang terpadu, sehingga disini nanti hanya dijadikan tempat penampungan sampah sementara sekaligus menjadi tempat edukasi untuk pengelolaan limbah” inilah harapan kawan-kawan komunitas di Tumpang yang juga termaktub didalam “deklarasi Tumpang ruesik nget” (KartikoTiko)