Lingkarmalang.com, Pahlwan Pelajar – Di bulan November ini rasanya kurang lengkap jika tidak mengobrolkan pahlawan. Ibarat kata bulan November ini merupakan bulannya para pahlawan perjuangan. Nah, kali ini lingkar malang akan mengangkat salah satu tempat yang membawa aura kepahlawanan di Malang. Seperti yang kita ketahui urgensi malang menjadi basis pertahanan di negeri ini sudah menjadi rahasia umum. Maka dari itu banyak peninggalan atau semacam tugu peringatan yang didedikasikan untuk para pejuang.

Salah satu tugu peringatan yang dapat kita temui sampai saat ini yaitu tugu TGP. Tugu yang dapat ditemui di persimpangan Jalan Semeru dengan Jalan Tangkuban perahu ini di bangun untuk mengingatkan warga malang pada Tentara Genie Pelajar. Tantara ini sebetulnya sebelas dua belas dengan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) namun berbeda divisi. Awal mula terbentuknya TGP dari masa penjajahan Jepang, pada saat Jepang mendapat serangan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki negara yang menyebut dirinya sebagai saudara tua tersebut akhirnya menyerah tanpa syarat. Pada saat itulah ada usaha pengambil alihan kekuasaan oleh penjajah Eropa, para tentara Indonesia melakukan pelucutan senjata yang dimiliki jepang. Pada tanggal 1 oktober 1945 ada sebuah instruksi agar Indonesia memiliki berbagai angkatan perang. Sebagai pemuda yang memiliki semangat yang menggebu dan darah yang bias di bilang masih panas, para pelajar Teknik yang bersekolah di Sekolah Teknik (ST) yang saat ini dapat dibilang sekelas dengan SMP ini juga membuat organisasi tentara.

Awal mula organisasi terbentuk beranggotakan 20 orang dari SMTT Surabaya. Namun lambat laun TGP ini bertransformasi menjadi beberapa orang, sampai-sampai ada rekrutmen anggota dari berbagai daerah termasuk Malang. Perbedaan mendasar TGP dengan TRIP sebetulnya dari disiplin ilmu yang mereka tempuh, jika TRIP berasal dari pelajar berbagai disiplin ilmu lain halnya dengan TGP yang berasal dari para pelajar tehnik saja. Satu lagi yang perlu di ketahui oleh Nawak-Nawak Lingkar Malang yaitu tentang latar belakang di bangunnya monument TGP. Bukan karena di samping stadion Gajayana melainkan dahulu di sekitar jl. Semeru merupakan markas TGP. Tepatnya di SMP Kristen yang beralamatkan di Jl. Semeru no 42. Maka dari itu berdirilah monument yang sampai saat ini berdiri dan dapat dilihat langsung oleh nawak-nawak Lingkar Malang. (Pungkas)