Nama saya Muchammad farid, tempat tinggal saya berada di kecamatan Singosari kabupaten Malang, tepatnya tidak jauh dari gunung Arjuna yaitu beberapa kilometer sebelah timur gunung Arjuna. Pada bulan puasa ini saya dan kawan-kawan memiliki beberapa waktu luang. Kami berencana ke tempat yang belum kami kunjungi yaitu buduk asu yang berada pada lereng gunung Arjuna.

Malam sebelum keberangkatan kami begadang dan sayapun tidak sahur dan nekat untuk ke lereng dalam keadaan perut kosong dan puasa. Kami berangkat dari rumah setelah sholat shubuh. Dari rumah kami menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi. Pertama-tama kami melakukan perjalanan ke kebun teh Wonosari untuk memarkirkan kendaraan kami. Hanya membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai di kebun teh menggunakan sepeda motor. Sesampainya di kebun teh tidak ada penjaga loket karena masih pagi dan kamipun masuk kebun teh dengan gratis. Kami memarkir sepeda motor dekat pabrik teh.
Di kebun teh kami melihat petunjuk arah yang bertuliskan “budug asu 1400 mdpl” yang mengarahkan kami ke jalan yang mengarah ke barat. Kami menikmati perjalanan kami yang sejuk dengan dikelilingi tanaman teh yang menyegarkan. Kenapa kami tidak menggunakan motor untuk ke buduk asu? Karena medan jalan ke buduk asu penuh dengan bebatuan dan itu bisa di lalui dengan motor seperti motor cross. Sulit sekali kalau kita menggunakan motor matic maupun motor bebek.
Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 2 jam apabila kita jalan dari kebun teh Wonosari, medan yang kita lalui sangat tidak nyaman tapi itulah petualangan. Dengan keadaan tidak puasa, tidak sahur dan tidak tidur semalam, saya tetap bersemangat melanjutkan perjalanan ke buduk asu bersama teman-teman. Setelah sampai di daerah buduk asu kami harus melewati bukit yang sangat terjal. Walaupun sulit tapi kami tetap bersemangat untuk ke buduk asu.
Sesampai di buduk asu, tidak ada satupun wisatawan yang mengunjungi buduk asu karena di bulan puasa. Dan tidak ada pula yang menjaga loket buduk asu kamipun masuk buduk asu dengan gratis. Sesampainya di tujuan kami di manjakan oleh pemandangan yang menyegarkan. Semua lelah terbayar dengan keindahan buduk asu lereng gunung Arjuna.
Cerita dari muchammad farid  [email protected]