Lingkarmalang.com, Petik Durian – Malang dapat dikatakan gudangnya wisata petik. Wisata agro bertebaran di seluruh penjuru Malang Raya, yang terdiri dari 2 kota dan 1 kabupaten tersebut. Mulai dari wisata petik buah yang sudah terkenal seperti petik buah apel dan jeruk, sampai petik buah yang beluk begitu terkenal di Malang seperti petik durian.

Jangan salah paham, yang Lingkar Malang maksud wisata agronya yang belum begitu terkenal, bukan buah duriannya. Kalau buah duriannya warga Malang paling doyan.

Petik buah durian yang ada di Desa Mendalan Wangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang ini dikelola oleh warga sekitar. Awalnya kebun durian ini difungsikan sebagai lahan produksi durian, seperti layaknya kebun durian kebanyakan pastilah titik penanaman pohon berjarak maksimal 5 meter. Sehingga jika Nawak-Nawak Lingkar Malang tak harus berjalan jauh untuk mendapatkan durian yang mayoritas montong. Nah untuk pengunjung yang dari lahir tidak pernah memetik buah langsung dari pohonnya rasanya bisa mengunjungi wisata agro ini.

Di sini ada beberapa orang yang sudah beberapa kali melakukan panen saat kebun ini masih berfungsi sebagai kebun produksi tentunya. Hal ini bisa menjadi nilai lebih bagi anda yang masih belum terlalu menguasai insting untuk memilih durian yang bagus atau jelek maupun memilih durian yang matang dan masih mentah. Pastilah anda akan diajak jalan dan memilih sendiri di kebun yang memiliki luas kurang lebih satu hektare ini. Sangat disarankan untuk mengunjungi kebun ini pada pagi hari, karena pada pagi hari durian yang memang sudah matang pasti sudah jatuh ke tanah. Dan besar kemungkinan masih belum diambil oleh sang penjaga kebun.

Sangat mengasyikkan lagi ketika anda berkunjung ke sini beramai-ramai dengan sanak famili. Selain memberikan edukasi kepada anda sendiri, dapat juga memberikan edukasi kepada putra-putri anda sekaligus berbagi legitnya durian yang masak pohon. Ditambah lagi anda hanya dikenakan tarif per durian yang anda ambil, bukannya hitungan tiket masuk perkepala. Sekali tempo dapat berkunjung ke sana, itung-itung melepas lelah dengan senam lidah.