LINGKARMALANG – Sepertinya julukan lawas Malang Kota Bunga masih melekat hingga saat ini. Bagaimana tidak, baru saja kemarin pada tanggal 10 september 2017 Kota Malang kembali menggelar event yang cukup dinanti oleh warga Kota Malang yaitu Malang Flower Carnival.

Event ini bukan helatan pertama, tahun ini adalah tahun ke tujuh event ini rutin diselenggarakan. Setiap tahun event ini tak pernah sepi pengunjung bahkan dari tahun ke tahun semakin banyak saja kelipatan jumlah pengunjungnya.

Konsep acara yang disuguhkan tak jauh berbeda dengan tahun – tahun yang sudah. Peserta bebas menggenjot segala daya kreasi imajinasi dan kreatifitasnya asal masih sesuai tema yang ditentukan yaitu “eksotika bunga nusantara”.

Tak hanya menyedot animo warga Malang event ini juga terbukti menyita perhatian warga luar Malang untuk turut ikut sebagai peserta, seperti Kota tetangga Kediri dan Blitar hingga dari pulau dewata Bali. Di event kali ini bahkan ada peserta yang terdaftar dari luar negeri yaitu dari India dan negeri kangguru Australia.

Walau mengalami kemoloran acara, antuisiasme warga yang menonton tak kunjung surut. Sekitar pukul 14.00 acara pun dimulai, warga yang menonton di pinggir jalan Ijenpun saling berebut untuk menempati posisi terdepan. Runaway yang hanya dibatasi oleh pagar disepanjang pertigaan jalan Simpang Balapan hingga depan Gereja Ijen akhirnya dipenuhi oleh ke 214 peserta yang bergantian berjalan sambil mempertunjukkan kostum terbaiknya, tak jarang diantaranya juga ada yang berpose sejenak agar dapat diabadikan oleh penonton yang telah siap dengan kameranya masing – masing.

Secara keseluruhan acara ini berlangsung cukup lancar. Hanya ada beberapa hal yang cukup menjadi perhatian tim Lingkar Malang yang saat itu berada di Lokasi acara.

Di ujung Runaway ada panggung yang cukup besar dengan segala pertunjukan musik dan tari yang menghibur, hanya sayangnya panggung ini tidak bisa diakses oleh pengunjung yang datang untuk menonton, pabila seandainya panggung ini tidak diletakkan di sejalan dengan runaway dan pengunjung bisa melihat dari dekat berbagai pagelaran mungkin akan cukup mengatasi rasa kebosanan pengunjung yang telah cukup lama menanti acara ini dimulai dengan sabar.(Prasetyo.K)