LINGKARMALANG – Begitu menyebut Batu, siapa yang tidak mengenali kota ini. Kota yang tergolong kota baru di Jawa Timur ini sudah sangat dikenali oleh masyarakat. Kota Batu terkenal dengan tempat wisatanya yang sangat ramai, hingga dijuluki Kota Wisata Batu (KWB). Sebuah kota yang dikelilingi oleh gunung hingga membuatnya tampil cantik.

KWB tak pernah sepi pengunjung. Jangankan siang, malam yang mencekam dan dinginnya udara disana tak menyurutkan niat para pelancong kota wisata ini. Pembangunan tak henti-hentinya dilakukan oleh pemerintah Kota Batu demi menarik minat masyarakat untuk berlibur kesana. Salah satunya adalah Coban Talun. Salah satu dari puluhan coban atau air terjun yang ada di Malang Raya.

Coban Talun terletak di desa Tulungrejo. Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang. Untuk dapat mencapai lokasi wisata ini wisatawan harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 15 km atau 1,5 jam dari pusat kota Malang. Sebelumnya, Coban Talun hanyalah sebuah air terjun yang kurang diminati, karena untuk butuh tenaga ekstra untuk menuju air terjun. Bagi pengunjung yang datang, untuk menuju ke lokasi harus tracking terlebih dahulu, menjelajah area perbukitan dan melalui jembatan Asmara. Akan tetapi, ini tak akan mengecewakan. Bagi penggemar selfie bisa berfoto ria di hamparan hutan pinus yang sangat menawan.

Namun, kini tak perlu khawatir jika kelelahan karena pengelola Coban Talun telah menyediakan tempat camping bagi pengunjung yang ingin bermalam. Sejak beberapa waktu lalu, telah dibangun Apache Camp untuk penginapan. Tak hanya itu, disana telah dibangun beberapa spot selfie antara lain Bunga Matahari Raksasa, Pagupon Camp, dan kawasan Kebun Bunga. Perjalanan panjang menuju lokasi akan terbayarkan dengan indahnya tempat wisata yang disuguhkan oleh Coban Talun.

Apabila diperhitungkan, dari pusat Kota Malang menuju Coban Talun cukup jauh. Namun, tidak perlu khawatir karena wisatawan dapat mencapai lokasi dengan menggunakan Angkot jurusan sesuai dengan tujuan ke Selecta, yakni menggunakan Angkot berwarna biru dengan code AL (Arjosari-Landungsari) atau ADL (Arjosari-Dinoyo-Landungsari) dengan biaya sebesar Rp 3.000,- turun di Terminal Landungsari. Dari Landungsari, wisatawan melanjutkan perjalanan dengan Angkot berwarna Pink atau Ungu tujuan ke Terminal Batu dengan biaya sebesar Rp 4.000,- .

Sesampainya di Terminal Batu, wisatawan lalu melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Angkot berwarna Orange tujuan Selecta-Coban Talun dengan biaya sebesar Rp 4.000,-. Nah, dengan menggunakan Angkot ini, wisatawan langsung akan diturunkan di pintu masuk lokasi wisata Coban Talun. Jalan menuju ke lokasi bisa dikatakan sudah cukup rusak meskipun beraspal. Namun, tetap bisa dilalui kendaraan bermotor. Di sepanjang perjalanan wisatawan akan disuguhi pemandangan yang sangat indah, dengan kanan dan kiri pohon apel yang banyak ditanam oleh warga sekitar.

Dari pintu masuk tersebut, wisatawan harus berjalan kaki sejauh kurang lebih 50 meter hingga sampai ke pintu gerbang atau loket pembayaran karcis masuk air terjun Coban Talun.

Biaya untuk sekali masuk dipatok sebesar Rp 5.000,- per orang. Dari loket pembayaran ini wisatawan melanjutkan perjalanan sejauh kurang lebih 50 meter hingga sampai tempat parkir. Biaya untuk parkir sendiri sekitar Rp 2.000,- (roda dua) dan Rp 4.000,- (roda empat). Sementara itu, untuk memasuki spot wisata seperti kawasan Kebun Bunga atau yang lainnya, wisatawan harus membayar tiket sebesar Rp 5.000,- per orang per spot wisata. Dijamin tak akan membuang waktu dan membuang uang. Dan jangan lupa, cukup dengan tidak membuang sampah sembarangan, kawasan wisata ini akan tetap terjaga kebersihannya.

Kiriman Dari Lailil Hidayah, Tajinan , Kabupaten Malang