Perkenalkan nama panggilan saya Ody,tepatnya hari minggu malam tgl 21 Mei 2017 seminggu sebelum ramadhan tanpa sengaja saya komentar di status teman saya yang bernama Riady di facebook, kita bahas tentang rencana dolan bareng yang kemudian berlanjut chat di WA.Ternyata kebetulan sekali hari senin esok harinya Mas Riadi libur dan saya kerja malam jam 23.00.

Singkat cerita kitapun sepakat keesokan harinya untuk main..namun waktu itu bingung mau kemana yang jelas gak sampe jauh jauh.dan destinasi pilihan kita adalah wisata air tapi bukan laut. sampe sekitar jam 11 kita dapat ide kalau tidak ke kakek bodo tretes ya ke pacet Mojokerto.

Pagi sekitar jam 6 kita ketemu di Krian di kos Riady, namun tujuan belum juga deal. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan kita berangkat ke arah Pasuruan dengan hanya berdua saja karena memang dadakan jadi tidak sempat ajak teman lain. Di sepanjang jalan sambil memacu motor kita ngobrol banyak, maklum kita sudah lama tidak bertemu dan terakhir bertemu saat muncak di gunung penanggungan Mojokerto. Riady yang sudah lebih banyak mengunjungi tempat tempat indah di Jatim dan Jateng daripada saya tiba tiba berkata”Mas ody, gmana kalau kita ke Batu Malang saja, dsana kita bisa mengunjungi wisata lebih dari satu”.tanpa pikir panjang saya jawab “budal tok mas”. Akhirnya kita sepakat ke Batu.

Gas dipacu lebih cepat karena tujuan sudah deal.sekitar pukul 11 kita sudah sampai di Batu dan tempat yang kita kunjungi pertama adalah paralayang.puas menikmati pemandangannya kita beralih ke Omah kayu yang memang satu lokasi dengan paralayang.Indahnya omah kayu menggiurkan kita untuk segera mengabadikannnya.tepat pukul 13.00 perjalanan kita lanjut ke Air terjun Coban Rondo..

Sebelum kita sampai di Air terjun kita singgah sebentar di Labirin Coban Rondo yang jaraknya sekitar 3km lg untuk sampak di air terjun.di Labirin kita tak pernah melupakan yang namanya foto foto.karena waktu sangat singkat akhirnya perjalanan di lanjut ke air terjun..Subhanallah di sana kita disambut puluhan bahkan ratusan kera liar yg memang sudah bersahabat dg manusia.Air terjunnya deras sekali.beruntung saya ksana sudah sore sekitar jam 16.00 jd pengunjung sdah pada pulang jd foto yg kita dapat sangat bagus sekali karena tidak ada manusia berlalu lalang dan ini memang harapan kita berdua.

Hari sudah mulai petang tp kita masih menuju Coban sumber pitu tp sesampai di Pos pembelian tiket kita harus kecewa karena sudah tutup.maklumlah sudah pukul 17.00 karena memang kalo ke air terjunnya harus jalan kaki lumayan jauh kata petugasnya.Dengan sangat menyesal kita balik arah menuju surabaya.

Tidak lengkap rasanya kalau kita main tapi belum kuliner.dan kita memutuskan kuliner di Warung Batu depan alun alun Batu..tepat pukul 19.00 kita gas menuju Surabaya yg ditempuh perjalanan selama 2jam.sekitar pukul 21.00 sampailah kita di kos.istrahat 1 jam Langsung berangkat kerja sift malam.

Terimakasih.

Kiriman dari : aprobad <[email protected]>