Lingkarmalang.com , Cerita Umak – Gunung Bromo terletak di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo. Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif, memiliki ketinggian 2.932 mdpl. Kawasan wisata Gunung Bromo bisa dicapai dari Kota Malang dalam waktu 3-4 jam dengan menggunakan kendaraan roda empat.

Sesampainya di homestay sekitar kawasan wisata pada jam 22.30 WIB, saya segera beristirahat. Hanya sedikit waktu yang saya pakai untuk tidur lalu saya bangun jam 01.00 WIB, mandi, dan bersiap-siap untuk menikmati terbitnya matahari di Gunung Bromo.

Terasa lelah karena memiliki sedikit waktu untuk beristirahat pasti terjadi. Untuk melihat sunrise di Bromo, kita harus menyewa jeep terlebih dahulu dan akan dijemput di lokasi penginapan oleh jeep yang sudah kita pesan.

Perjalanan panjang untuk mengejar matahari terbit di kawasan Bromo dimulai sekitar pukul 3 dini hari, disaat matahari masih bersembunyi dan malam masih gelap gulita. Untuk mencapai puncak Gunung Penanjakan, diperlukan waktu sekitar setengah jam dari kaki gunung.

Waktu itu gelap masih menyelimuti langit saat ku melihat sekeliling yang kelihatan hanya pantulan lampu mobil menerangi beberapa meter ke depan. Kondisi jalan yang tidak mulus, menanjak, berbelok-belok serta tidak adanya penerangan selama perjalanan.

Melihat lampu merah yang menyala kedap-kedip di atas Gunung pertanda semakin dekat saya sampai pada tujuan, puncak Gunung Penanjakan.

Sampai di puncak saya melihat banyak jeep yang menunggu untuk menurunkan penumpangnya dan karena tidak ingin lama-lama di dalam jeep maka saya turun dari jeep saat turun bau menyengat terhirup, bau itu adalah bau bensin dari jeep.

Lokasi yang strategis untuk melihat matahari terbit adalah dari puncak Gunung Penanjakan, dimana dari sebelah timur, para wisatawan bisa melihat keindahan dari sang pencipta dengan terbitnya sang surya secara perlahan naik dari balik dinginnya kabut pagi.

Setelah menunggu beberapa jam, muncullah tanda-tanda matahari akan terbit mulai dari pergantian warna pada langit mulai dari oranye, kuning, biru muda, biru tua hingga terbitlah matahari berbentuk bulat penuh menyinari bumi menit demi menit membuka mata semua orang yang memandanginya.

Di sinilah saat yang baik untuk mengagumi keindahan alam yang tidak bisa ditandingi oleh keindahan buatan manusia. Tiada satu katapun yang mampu mendeskripsikan secara tepat keindahan ciptaan tuhan ini.

Tidak ingin melupakan semuanya maka saya mengabadikan momen tersebut jam demi jam, menit demi menit melihat pergantian warna langit dan munculnya matahari dari ufuk timur. Keindahan Gunung Bromo tidak hanya sunrise di puncak tertinggi di Bromo.

 

Ketika kita berada di puncak Gunung Bromo keindahan lainnya yang bisa kita nikmati adalah lautan pasir yang luas dan pemandangan deretan gunung-gunung di sekitar Gunung Bromo seperti Gunung Batok, Gunung Kursi dan Gunung Semeru.

Sebuah pengalaman yang berharga dan tak terlupakan di hidup saya untuk dapat menyaksikan sunrise di Gunung Bromo.

Kiriman dari IG : @lutviaaml