Lingkarmalang.com, Sumber Torong – Jika berbicara mata air berbau khas kerajaan yang asli pasti Nawak-Nawak Lingkar Malang akan berfokus pada pemandian kendedes atau wendit. Sedangkan jika membicarakan pemandian khas kerajaan yang KW pasti akan mengalihkan fokus pada pemandian Lembah Tumpang. Nah kalau berbicara pemandian kerajaan hasil kolaborasi asli setengah KW pasti akan bingung.

Jangan mikir lama-lama, karena Lingkar Malang akan menunjukkan Sumber Torong sebagai pemandian yang bisa dibilang setengah kerajaan ini. Kerajaannya cuma setengah, karena pemandian ini sebetulnya sudah ada cukup lama, ditandai dengan adanya beberapa arca berbentuk yoni (batu dengan bentuk lubang cerukan). Dapat dipastikan ada beberapa yoni yang asli.

Tapi jangan terlena dengan statement tersebut, karena di sini juga ada beberapa arca yang sengaja dibuat warga sekitar. Mungkin untuk menarik perhatian bagi pengunjung, sehingga lebih layak untuk berswafoto. Berbagai tiruan arca dipajang oleh masyarakat Torong yang ada di Jl. Welirang Kelurahan Sisir Kota Batu. Patut diacungi jempol karya mereka, lantaran dapat mengecoh pengunjung yang datang.

Acungan jempol kepada warga Torong juga dapat disematkan karena kerelaan mereka merawat situs sejarah. Meskipun status kota pada Batu sudah tersemat, tak menjadi penyebab mereka berpikir materialistis. Kerelaan merawat sumber yang dapat di-judge sebagai sumber purba ini mungkin karena sampai detik ini masih bermanfaat bagi masyarakat setempat.

Tak hanya berbagai arca saja yang ada di sini. Kabarnya ada makam Ki Jamberono sebagai pengikut setia pangeran Diponegoro. Namun kesan wingit seakan sirna di tengah gemericik sumber air yang mengucur di taman ini. Tertarik untuk mengunjungi tempat ini? Langsung saja berkunjung. Tak jauh dari alun-alun Kota Batu, hanya berjarak kurang dari satu kilometer.