Akhir-akhir ini tren truk mini mulai menghisasi berbagai sudut malang raya. Miniatur truk yang entah dari mana rolemodelnya datang itu mulai ramai di mainkan oleh beberapa warga malang raya. Mulai dari ujung selatan Kabupaten Malang hingga Kota Batu pasti ada yang memiliki koleksi miniatur truk. Truk mini ini mulai ramai dibicarakan warga Malang Raya pada tahun 2016.

Salah satu yang menengarai musim miniatur truk ini bertahan adalah adanya parade truk mini yang diadakan masyarakat Malang Raya, setidaknya ada dua event dalam satu bulan. Event terbesar diadakan pada tahun 2016 di jalur lintas selatan Kabupaten Malang. Sampai-sampai event ini memecahkan rekor MURI dengan 5.000 truk yang mengikuti parade ini. event yang diadakan untuk memperingati hari ulang tahun Kabupaten Malang ini seolah-olah menegaskan bahwa masih ada ribuan truk hasil kreatifitas warga Malang Raya. Bayangin aja ada sampai 2 Km miniatur truk berbaris dari kepala sampai ekor di sepanjang jalur lintas selatan yang di hiasi pantai dan tebing.

IG @arissyaifulanwar

Selain itu banyaknya respon dari masyarakat sekitar tentang adanya mode baru ini menambah awetnya kreatifitas yang dimiliki warga malang dalam memproduksi truk mini tersebut. Hal ini tercermin pada saat malam minggu. Banyak anak-anak seumuran SD sampai dewasa yang menarik truk mini dengan kemerlap lampunya dan suara sound yang menggelegar.

Truk mini tidak dapat ditemui di toko mainan layaknya mainan biasa. Maka dari itu menuntut kreatifitas dari sang pemilik untuk membuat koleksi miniatur truknya sendiri. Selain truk dihias seperti halnya truk biasa yang dimiliki warga sekitar biasanya miniatur truk juga diberikan sound system yang kualitas suaranya super duper ajib layaknya pawai truk besar yang lumrah diadakan di Malang. Semoga kreatifitas yang dimiliki warga Malang Raya tidak punah dan menjadikan Malang Raya lebih menarik dibanding tempat lain.(pungkaspung)