Lingkarmalang.com, Pantai Rantai Wulung – Pantai memang membuat kita menjadi santai, entah dengan deburan ombaknya atau dengan anginnya yang sepoi-sepoi. Dapat membuat yang memiliki beban selama rutinitas jadi lebih santai. Namun pernahkan anda mendaki ke pantai? Bukan ke gunung tapi pantai. Jika anda penasaran rasanya anda harus uji nyali ke Rantai Wulung.

Pastilah namanya masih asing, karena memang masih jarang pengunjung yang berkunjung. Terang saja masih jarang ada pengunjung, karena darah petualang pengunjung akan diuji. Untuk mencapainya saja harus berjalan mendaki karang terjal dan menembus hutan dengan vegetasi pantai khas Malang selatan. Tak perlu ragu untuk nyasar, karena anda dapat menyewa pemandu lokal untuk menjelajah.

Jangan shok dahulu karena setelah sampai Nawak-Nawak Lingkar Malang dijamin tidak akan kecewa. Pemandangan lautan lepas di atas ketinggian akan terhampar luas, berpadu dengan hembusan angin pantai nan sepoi. Masih belum cukup, wisata pantai akan terasa sedikit berbeda. Dengan tebing terjal dari karang menjulang tinggi pasti akan terlihat nyata.

Wisata fotografi pun seakan menemukan surga di sini. Pasalnya sangking luasnya jarak pandang yang disajikan sampai-sampai terlihat matahari terbit sekaligus tenggelamnya di titik yang sama. Woles saja jangan tercengang, karena masih belum usai “janji” manis yang menjadi imbalan anda sebagai pengunjung. Terlihat asoy bila kedua pergantian siang dan malam tersebut berlatar laut dengan perahu nelayannya.

Bila anda sudah mempunyai tekat kuat ke sana, rasanya wajib untuk berjanji kepada diri sendiri untuk tidak manja. Karena track yang dilalui akan sedikit berat, fasilitas pantai sebagai tempat wisata seperti kamar mandi dan warung masih belum ada, pun juga dengan fasilitas tempat sampah masih belum terpenuhi. Maka dari itu stop untuk bermanja diri dengan hal yang tidak layak dilakukan, bila anda belum siap sebaiknya ke pantai yang tidak terlalu extreme saja.