Lingkarmalang.com, Ngadas Bromo – Berwisata tak melulu dengan bermacam destinasi yang mencakup berbagai wahana, melainkan ada beberapa warisan budaya yang dapat dijadikan wisata. Selain ada kesan piknik yang memberi dampak refreshing pada otak, juga ada muatan edukasi yang diusung saat berwisata. Wisata seperti ini selain dapat memberikan kontribusi terhadap diri sendiri, juga dapat memberikan kontribusi pada pelaku adat.

Salah satu wisata adat yang dapat anda kunjungi yaitu Desa Ngadas, pernah dengar negeri di atas awan? Sepertinya hal ini lebih layak untuk disematkan pada Desa Ngadas. Secara administratif Desa Ngadas terletak di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang, namun secara wilayah masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Terletak di ketinggian 2200 meter diatas permukaan laut, lha hal ini yang menyebabkan layak disebut negeri di atas awan.

Pagi hari pasti akan mendapat selimut kabut yang tebal, selain itu pemandangan para warga yang mayoritas bertani dan berkebun ini dapat menjadi pemandangan rutin yang pasti akan anda temui. Ditambah lagi dengan status Desa Ngadas sebagai desa wisata membuat kenyamanan kunjungan anda dapat dipastikan terjamin. Akses wisata dan berbagai infrastruktur layaknya tempat pariwisata tak perlu repot mencari.

Selain unsur wisatanya di desa yang dapat diklaim sebagai desa tertinggi di pulau Jawa ini, unsur budayanya masih sangat kental. Berbagai upacara kebudayaan untuk memperingati kelahiran, kematian dan upacara tahunan acap kali digelar. Dukun sebagai pemandu upacara dapat anda kunjungi untuk belajar tentang kebudayaan suku Tengger yang menjadi suku mayoritas di Desa ini. Jika anda beruntung pasti saat berkunjung akan mendapati serangkaian upacara adat.

Seperti yang saya sebutkan di atas, dengan menikmati wisata budaya seperti ini. Anda secara langsung akan berkontribusi terhadap pelaku adat alias masyarakat suku tengger. Minimal anda menyewa home stay di sana dan memesan makanan kepada mereka sudah menjadi pembagi rezeki tersendiri. Dan pastinya mereka akan mempertahankan adat yang sedang mereka jalani saat ini, karena ada nilai ekonomis bagi mereka.