Lingkarmalang.com, Museum Topeng Batu – Kalau berbicara topeng malangan di Lingkar Malang memang belum ada ujungnya. Mulai dari sanggar topeng malangan, kampung topeng, sampai karakter-karakter topeng malangan sudah tersaji artikelnya di web kece yang dapat menambah pengetahuan para nawak-nawak ngalam ini. kali ini untuk menambah tempat selfie dengan topeng, Lingkar Malang ingin membuatkan sebuah artikel tentang D’topeng Museum Kingdom. Di museum yang masuk menjadi satu dengan kawasan Museum Angkut ini tidak melulu memajang topeng Dewi Sekartaji dan Panji Asmoronangun yang menjadi topik pembicaraan jika kita berbicara Topeng Malangan. Tapi topeng yang di pajang disini merupakan topeng koleksi dari seluruh penjuru nusantara.

Bahkan boleh dibilang ini adalah museum tradisi peninggalan nusantara. Karena di museum ini terdapat beberapa produk hasil tradisi di berbagai provinsi di Indonesia. Mulai dari jenis kain batik, jarit dan berbagai kain lain yang memiliki makna dari tradisi itu sendiri. Selain kain juga ada beberapa koleksi lawas nan fenomenal seperti kitab karya sunan kalijaga dan beberapa senjata yang berasal dari suku bugis. Tak sampai pada kain, kitab dan senjata saja beberapa patung simbol tradisi paganis juga tak luput dari koleksi museum yang di rintis oleh kolektor bernama Reno Halsamer ini. seperti patung penjaga makam bernama Tao Tao, patung penjaga rumah adat dan lumbung yang bernama Yane dan patung blonyo besar seukuran manusia.

Beberapa koleksi ada keterangan-keterangan yang dapat menambah pengetahuan tentang adat istiadat dari berbagai tempat di Indonesia. Dan untuk sekedar melihat-lihat beberapa koleksi yang terpajang di museum yang berada di Jl. Terusan Sultan Agung No. 2 Kota Batu ini pengunjung diwajibkan membayar tiket masuk seharga 25.000 saja. Cukup murah untuk mendapatkan pengetahuan langka tentang adat istiadat di negeri sendiri. Maka dari itu rasanya tidak ada rugi bagi anda jika meluangkan liburan anda untuk menyambangi museum ini.