LINGKARMALANG – Ada kesedihan yang menggelelayut ketika menyaksikan Museum Malang Tempo Dulu sudah tidak buka kembali. Entah apa yang menjadi alasannya, sudah beberapa tahun kemarin museum yang menyajikan sejarah Kota Malang dari jaman purba hingga kolonial ini berhenti beroperasi.  Namun kini Nawak Lingkar Malang tak perlu sedih, walau menyajikan konsep yang sedikit berbeda dengan Museum Malang Tempo dulu sekarang telah hadir Museum yang serupa dengannya, bernama Museum Panji.

Museum Panji ini dibawah bendera yang sama dengan Museum Malang tempo Dulu yaitu berada dibawah pengelolaan Yayasan Inggil yang diketuai oleh Dwi Cahyono, hanya yang berbeda adalah kali ini museum ini tak lagi berada di pusat kota melainkan di sisi tepi Malang yaitu di daerah Tumpang. Meski begitu, museum yang berdiri di lahan seluas tiga hektar ini kabarnya sudah bertaraf internasional.

Lokasi tepatnya adalah terletak di Desa Slamet Kecamatan Tumpang, Museum ini sendiri berkonsep mengangkat cerita dan budaya yang berhubungan dengan Kota Malang terutama yang terkait dengan cerita Panji. Di dalam museum ini ada empat panggung yang menampilkan berbagai kebudayaan dari kerajaan Singhasari hingga pada generasi Kerajaan Majapahit.

Selain kaya dengan cerita dan budaya tentang Panji, museum ini juga tidak melupakan unsur fun di dalamnya. Tak seperti museum konvensional lainnya yang cenderung membosankan, di museum ini juga ada beberapa tempat yang sangat cocok untuk tempat berfoto dan diunggah ke media sosial. Seperti salah satunya kolam di area museum Panji

Daerah Tumpang yang lengkap dengan padepokan budaya dan kedua candi yang cantik dan gagah yaitu Candi Jago dan Candi Kidal seakan bertambah lengkap dengan kehadiran Museum Panji di dalamnya. Alangkah baiknya bila kelak Nawak Lingkar Malang yang ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah dan budaya Kota Malang  mampir dulu ke museum ini, sebagai bekal pengetahuan untuk mempelajari asal usul serta berbagai kisah Panji yang kini sudah mulai dilupakan, baru setelah itu bisa dilanjutkan dengan berkunjung ke berbagai tempat wisata budaya yang lainnya (Kartiko.P)