LINGKARMALANG – Jika berbicara museum pastilah kita akan terfokus pada pembelajaran yang realistis. Seperti museum batu, museum tubuh atau berbagai museum yang sebagian besar sudah di tulis di Lingakarmalang.com. Kali ini Lingkar Malang mencoba untuk memberikan ulasan sebuah museum yang tidak biasa, Museum Kesehatan Jiwa begitu para pakar menyebutnya. Museum yang masuk di area rumah sakit jiwa Dr. Radjiman Wedioningrat ini terkesan seperti museum diluar nalar.

Betapa tidak, para pengunjung akan dibuat geleng-geleng kepala dengan berbagai koleksi yang dimilikinya. Seakan pengunjung diajak berjalan-jalan melintas masa. Tahu sendiri bagaimana mengerikannya rumah sakit jiwa pada masa dahulu. Dengan cara pengobatan yang pada masa itu masih belum berkembang. Selain koleksi dokumentasi sejarah, rumah sakit jiwa yang terletak di Jl. Jend. Ahmad Yani, Lawang, Kabupaten Malang ini para pengunjung museum juga dapat melihat koleksi yang dihasilkan oleh para pasien rumah sakit.

Meskipun sebagai pasein rumah sakit jiwa, jangan ditanya hasil karya yang mereka ciptakan, cukup apik bahkan hingga membuat kita kagum akan hasil karyanya. Jika anda penikmat lukisan, pasti Nawak-Nawak Lingkar Malang akan mengacungkan jempol pada karya tersebut. Mulai gambar realistis seperti gunung, sawah, bunga dan berbagai objek yang dapat dipandang mata, hingga lukisan abstrak yang hanya para penghobi lukisan tingkat tinggi dan pelukisnya sendiri yang tahu makna dari lukisan tersebut.

Selain lukisan para pengunjung juga dapat belajar beberapa gear yang digunakan oleh para perawat untuk membuat para pasien sakit jiwa dapat pulih kembali. Memang beberapa device yang digunakan dapat mematri kesan sadis pada ingatan pengunjung hingga membuat bulu kuduk berdiri. Alat-alat seperti pasung tangan, pasung kaki sampai alat pengiris otak juga terpajang rapi bersama 700-an koleksi lainnya. Pingin tahu keseruan lainnya?

Kunjungin langsung aja Museum Kesehatan Jiwa, tiket masuknya gratis kok. ( Pungkas.P)