LINGKARMALANG – Pemerintah Kota Malang tak henti – henti memberikan gebrakan baru dalam mempercantik Kota Malang. Beberapa kurun waktu yang lalu kita ketahui Malang sedang getol – getolnya merehabilitasi dan menciptakan taman – taman (hyperlink artikel taman) dengan segala keunikannya. Tak puas hanya berkutat dengan taman, Lalu beberapa waktu kemudian walikota juga meresmikan banyak kampung – kampung baru yang mempunyai tema dan keunikan tersendiri. sebut saja seperti Kampung Budaya Polowijen, Kampung Sejarah Tawangsari, Kampung Topeng dan Kampung Glintung Go Green.

Seakan masih belum puas memberikan berbagai pilihan wisata kota yang gratis, pemerintah Kota Malang menyajikan satu lagi tempat untuk ber- selfi yang unik.  Bahu jalan  yang biasanya hanya dipakai dan digunakan untuk berjalan kaki, kini ada fungsi tambahan yaitu untuk berfoto – foto ria. Pedestrian di Jalan Raya Dieng yang dulunya kotor dan biasa saja, kini telah disulap menjadi tempat yang asik sekaligus nge-hits. Tempat para pejalan kaki telah dicat dengan berbagai ornamen lukisan mulai dari gambar singo edan, hingga gambar tiga dimensi. Sebelah tepi pedestrian-pun dilengkapi dengan kursi dan berbagai hiasan yang unik serta artistik. Tak luput taman pembatas jalur kembar di Jalan Raya Dieng juga ikut dihias oleh berbagai bangunan yang mempunyai nilai seni.

Pedestarian Dieng yang diresmikan pada tanggal satu bulan April silam tak ayal langsung menarik perhatian warga Kota Malang. Hampir setiap hari silih berganti berbagai kalangan mulai dari yang muda hingga lanjut usia menampilkan pose terbaiknya untuk diabadikan dalam kamera telepon genggam. Berbagai hashtag yang berkaitan dengan taman dieng-pun membanjiri halaman Instagram. Kini Kota Malang bukan hanya terkenal dengan Universitasnya yang berkualitas, bukan juga hanya terkenal dengan mall-nya yang menjulang, tapi Kota Malang juga dikenal mempunyai berbagai ruang publik yang menyenangkan bagi warga Malang. (Kartiko.P)