Lingkarmalang.com, Coban Parangtejo – Malang rasanya sudah tidak kurang lagi dalam hal wisata swafoto. Semua tempat wisata yang sudah lama menjadi tempat wisata andalan kini mulai meluncurkan inovasi yang bertujuan untuk menarik wisatawan lain dengan memperbanyak spot swafoto. Salah satu contohnya adalah air terjun Parangtejo. Parangtejo jika diartikan dengan bahasa jawa kuno berarti tebing pelangi. Mungkin karena adanya pendar sinar yang disebabkan oleh air yang jatuh menjadikan nama tersebut cocok untuk disandang.

Selain dengan seabrek spot swafoto Coban Parangtejo juga kaya akan tanaman hijau yang kian sulit ditemui di Malang. Sangat cocok untuk menghabiskan waktu liburan Nawak-Nawak Lingkar Malang. Coban yang terletak di Dusun Perinci Desa Gading Kulon Kecamatan Dau ini memiliki karakter air terjun yang sangat deras. Maka sangat dianjurkan untuk tidak mandi sampai ke tengah air terjun. Jika anda terlalu malas untuk berjibaku dengan dinginnya air yang bersumber dari pegunungan, anda bisa melihat pemandangan yang ciamik dan berfoto saja. Seperti tempat wisata kekinian lainnya latar foto warna-warni pun tak jarang menghiasi jalan setapak yang wajib di lalui.

Sekedar informasi bahwa coban ini berada di cerukan, maka dari itu para pengunjungpara pengunjung hanya dapat memarkir kendaraan di rumah warga dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Rasanya anda tidak akan capek meskipun track yang dilalui sedikit menanjak. Karena meskipun berjalan kaki anda akan disuguhkan pemandangan yang awesome. Dengan berteman gemericik air dan udara yang masih belum tercemar polusi membuat langkah demi langkah yang anda lalui terasa ringan. Untuk menikmati spot-spot yang instagramable dan panorama keindahan yang alami pengunjung hanya dikenakan tiket masuk seharga 15.000 rupiah perkepala. Sangat murah rasanya untuk menikmati wisata alami yang dikemas dengan modern nan kekinian ini. Maka dari itu akhir-akhir ini Coban Parangargo kerap menghiasi wall Instagram para warganet.