Lingkarmalang.com, Kota Malang – Bila buku adalah jendela dunia maka rangkaian toko buku di Velodrome di tempatku berdiri adalah rumah dunia. Bagaimana tidak, walau disini tak seramai Gramedia yang berada di pusat kota, Velodrome yang berada di sudut pinggir Kota Malang ini memiliki ratusan bahkan ribuan koleksi buku yang mungkin bahkan tidak akan kita temukan di toko buku yang legal secara hukum.

Velodrome, tak sepertinya saudaranya yang berada di pusat kota yaitu Toko Buku Wilis. Bila Toko Wilis menjadi sarana para mahasiswa untuk mencari buku paket yang direkomendasikan oleh dosen di fakultasnya karena harganya yang miring dan kualitasnya yang  relatif KW alias bajakan. Berbeda halnya dengan toko buku Velodrome yang rata-rata anti dengan kualitas bajakan dan lebih memilih untuk menjual buku bekas.

Hal unik yang bisa di dapat di toko buku Velodrome adalah beberapa bedak buku memiliki ciri khas tersendiri. Misalnya ada bedak buku yang hanya menjual buku tentang filsafat dan hukum, atau bedak buku yang khusus menjual tentang politik dan hukum. Namun tak jarang pula beberapa bedak buku yang juga turut menjual buku-buku yang diinginkan oleh mahasiswa alias buku paket kuliah.

Tak jarang di kawasan Velodrome ini menyediakan buku-buku yang sempat dilarang atau masih dilarang oleh pemerintah Indonesia. Contohnya seperti koleksi buku Pramudya Ananta Toer yang sempat di bredel pada masa Soeharto, maupun buku Madilog ataupun Das Kapital karya pejuang- pejuang kiri di masanya yang sempat jadi most wanted para aktivis di masa reformasi.

Tak aneh bila aktivis mahasiswa kekinian sering mengunjungi Velodrome, karena selain bisa membeli buku yang diinginkan, para penjual buku disini juga capable bila diajak diskusi tentang buku – buku yang dijualnya. Istilahnya seperti sekali dayung bisa melampui dua tiga pulau sekaligus, yaitu bisa membeli buku sekaligus berdiskusi tentang hal yang diminati.

Jadi buat Nawak Lingkar Malang para pemburu kuno ataupun sedang mencari buku yang diinginkan tapi tak kunjung didapatkan di toko buku mainstream, silahkan mengunjungi kawasan toko buku Velodrome. Barangkali minat dan itikad Nawak Lingkar Malang dalam memperoleh buku bisa terpuaskan disini.