LINGKARMALANG – Berpetualang atau petulangan mungkin menjadi ciri khas daerah Tumpang, tak cukup puas memanjakan penikmat adrenaline dengan berbagai rute offroad, trail maupun downhill, tumpang juga menyajikan berbagai wahana wisata adrenaline yang berhubungan dengan arus deras.

Di artikel yang lalu Lingkar Malang telah membahas tentang serunya bermain air di Ndayung rafting. Ternyata keseruan di sungai ini tak hanya bisa dinikmati denga ber rafting ria, tercatat selain rafting juga ada kurang lebih  4 operator di area Tumpang yang menyediakan fasilitas fun tubing.

Bagi NawaK Lingkar Malang yang belum tahu tentang apa itu river Tubing, kali ini Lingkar Malang akan mencoba memperkenalkan tentang seluk beluk river Tubing. Tubing adalah salah satu alternatif menikmati jeram- jeram di sungai selain menggunakan perahu. Biasanya sungai yang digunakan untuk ber tubing adalah sungai dengan grade 1-3 dan dengan diameter sungai yang relative pendek. River tubing sendiri artinya adalah mengarungi jeram-jeram dengan menggunakan ban dalam kendaraan, ban dalam yang digunakan biasanya dari ban dalam truck. Walau jeram – jeramnya tidak seganas rafting namun helm dan pelampung tetap menjadi alat safety yang wajib dipakai.

Salah satu operator Tubing yang beroprasi di Tumpang adalah Ladjink River Tubing. Sesuai namanya operator ini menawarkan serunya ber tubing di sungai ladjing. Ada beberapa paket yang di tawarkan di Ladjink River Tubing yaitu trip pendek yang berdurasi sekitar 1 jam, atau trip panjang yang berdurasi kurang lebih 2- 3 jam. Nah buat Nawak Ngalam yang suka tantangan, kami merekomendasikan untuk mengambil  trip panjang. Di trip panjang ini Nawak Ngalam akan disuguhi berbagai jeram mulai dari yang asik hingga super asik. Walau memakan waktu 2-3 jam, dijamin Nawak Ngalam tak akan bosan, bisa jadi bahkan akan ketagihan menikmati serunya berpetualang di sungai ladjing.

Operator yang berada di jalan Tulus Ayu Tumpang ini juga searah dengan jalur ke Bromo. Jadi buat Nawak Ngalam yang berencana ke Bromo bisa juga diagendakan untuk bermain tubing selepas dari Gunung Bromo. (Prasetyo.P)