kehendakbaru.files.wordpress.com

LINGKAR MALANG-Letaknya yang tidak jauh dari stasiun Kota Baru menjadikan landskap ini menjadi jujukan para turis di setiap akhir pekan. Berlatar gedung pemerintahan yaitu balaikota Kota Malang dan ditemani oleh berbagai bunga-bunga yang cantik membuat Tugu kota Malang ini semakin menawan dan menarik.

Dibalik pagar hitam setengah badan, dan diantara beningnya air tempat teratai yang selalu berlomba untuk mengembang, ada sekilas kisah sejarah dan nilai filosfis yang termuat dalam menjuangnya bangunan tugu yang gagah nan indah ini.

Sejarah merekam, awalnya area tugu ini adalah taman yang diberi nama sebagai JP Coen Plein yang dibuat untuk menghormati  gubernur jenderal Jaan Pieterzoen Coen. Taman ini hanya berupa area melingkar dengan taman yang terbuka. Taman ini sebenarnya hanya digunakan sebagai pelengkap halaman gubernuran Hindia Belanda.

Pada tahun 1946 taman ini mempunyai penghuni baru yaitu Tugu Malang, yang pada saat itu diresmikan sendiri oleh presiden pertama Ir Soekarno. Monumen yang belum sempat selesai 100 persen harus menjadi korban atas keganasan pemerintahan belanda yang kembali berusaha menyerang dalam agresi militer I pada tahun 1947.  Dan dipugar kembali pada tahun 1953 oleh pemerintah Kota Malang, saat itu presiden Indonesia kembali hadir untuk meresmikan untuk kedua kalinya. Beberapa sumber bahkan mengatakan bahwa Tugu Kota Malang ini sebenarnya bukan hanya aset Malang melainkan Ikon Indonesia hal ini disebabkan Karena pada tahun 1946 Ir Soekarno menginginkan  Indonesia memiliki monument kemerdekaan, dari beberapa kota yang diajukan akhirnya malang lah yang dipilih. Dengan alasan Kota malang dari segi geografis bisa dikatakan relative aman Karena dikelilingi oleh gunung dan hanya memiliki satu akses masuk yaitu melalui Lawang.

Selain menarik dari segi sejarah bangunan ini juga menyimpan sisi filosofis yang indah. Yaitu seperti puncak tugu yang berbentuk seperti bambu runcing, hal ini melambangkan semangat perlawanan dalam memperoleh kemenangan. Pengingat waktu kemerdekaan juga terkandung dalam tugu Malang, tangga yang berentuk sudut 4 dan 5 melambangkan tahun, sedangkan bukan dan tahun diwakili oleh bintang yang mempunyai 8 tingkat dan 17 pondasi.

bukan hanya indah Tugu kota Malang ternyata telah menjadi saksi bisu perkembangan sejarah di Kota Malang.(Tiko)