Lingkarmalang.com, Kedai 27 – Berbicara Malang rasanya yang terpikir di otak pastilah makanan bernuansa buah yang minim dengan campur tangan alat masak. Jika ingin mikir paling antimainstream ya bakso bakar atau streetfood sekelas cilok bakar atau sempol. Jika Nawak-Nawak Lingkar Malang memang ingin menyelami kuliner yang tidak biasa ada sebuah kedai di Jalan Sarangan No.27.

Memang dari bentuk luar kedai yang berada di pojokan Jalan Sarangan ini tak begitu berbeda dengan kedai pada umumnya. Namun jangan melakukan vonis tidak menarik dahulu, sebelum melakukan kunjungan dan memesan menu yang seram. Iya menunya masih tergolong seram, bagaimana tidak. Semua pemeran antagonis di pewayangan turut bertengger di daftar menu.

Kedai yang bernama sama persis dengan nomor kedai yaitu 27 tersebut memiliki nama lain kedai burger buto. Para warga sekitarpun lumrah menyebutnya dengan nama demikian pula. Alasan tunggalnya ya itu tadi, karena deretan nama buto yang menghiasi daftar menu. Mulai Buto Ijo, Buto Keceng dan buto-buto lain.

Sekilas info nih buat para pembaca yang bukan orang jawa, pasti akan mengerutkan dahi ketika membaca nama buto. Buto merupakan sebutan makhluk dalam pewayangan yang bertubuh besar dan berperawak tidak karuan. Beberapa cerita fiksi indonesia banyak mengusung nama buto tersebut. Seperti Buto Ijo yang menjadi musuh bebuyutan dengan Timun Mas.

Kembali kepada menu kedai ini, memang nama buto ini dianalogikan untuk memberikan kesan raksasa pada menu yang tersaji. Seperti Burger Buto Ijo merupakan burger dengan diameter 30 cm lain lagi dengan Buto keceng. Karena keceng identik dengan kurus kerempeng maka tersajilah hot dog dengan ukuran super panjang.

Uniknya dengan porsi sebesar ini anda bisa makan ramai-ramai dengan sanak keluarga anda. Harganya pun masih sebelas dua belas dengan masakan padang. Bedanya hanya masakan padang seporsi tidak mungkin untuk tandom, jika burger buto ini sangat kemaruk rasanya jika tidak berbagi dengan teman anda.