Lingkarmalang.com, Coban Sanusi Tumpang – Berbicara tentang Malang tanpa menyentil air terjunnya rasanya akan ada yang kurang. Memang dengan gugusan pantainya yang menghampar luas menghadap samudera hindia rasanya akan terwujud banyak sekali destinasi. Namun tidak bila anda merupakan penikmat wanawisata dingin.

Solusi tepat adalah air terjun, bila anda menuju ke Gunung Bromo atau Semeru lewat tumpang pasti akan menemukan beberapa destinasi air terjun. Salah satu air terjunnya adalah Coban Sanusi, menilik tentang nama ada yang menarik. Coban dalam bahasa jawa adalah air terjun, sedangkan sanusi biasanya merupakan nama yang digunakan oleh pria disekitar Malang.

Mungkin dari segi nama diberikan nama air terjun sanusi karena ada seorang warga yang menemukan air terjun tersebut bernama sanusi. Sebetulnya air terjun yang terletak di Desa Benjor, Kecamatan Tumpang ini merupakan air terjun seperti layaknya. Yang menjadi pembeda hanya lokasinya saja yang masih belum terjamah khalayak ramai.

Percaya tidak percaya bila lokasi seperti ini masih terbilang alami. Mungkin karena masih minim faktor jahil nan usil dari tangan-tangan manusia. Pun juga masih sangat minim jejak kaki yang tertinggal, sehingga masih banyak rumput-rumput kecil yang tumbuh. Beberapa keasrian tersebut yang masih terjaga di Coban Sanusi.

Tapi tunggu dulu, setiap hal positif pasti menyimpan hal negatif. Hal negatif yang ada dibalik keasrian yang masih terjaga tersebut ialah fasilitas yang masih belum tercukupi. Seperti fasilitas kamar mandi atau kamar kecil yang dapat difungsikan untuk tempat ganti baju. Pun juga fasilitas warung-warung makan yang menjadi fasilitas tunggal anda penikmat kopi di tempat wisata.

Dibalik kedua hal positif dan negatif tersebut terpancar gemericik air yang terjatuh langsung dari ketinggian 20 meter. Terlepas dari hal yang menjadi kelebihan dan kekurangan air terjun tetap akan menjadi penenang jiwa. Entah lewat gemericiknya air yang jatuh seakan hujan buatan atau dari penampakan kolam alami yang terbentuk dari kebaikan alam.