LINGKARMALANG – Kota Batu sudah sejak lama menjadi maskot untuk petik segala macam buah-buahan, mulai dari apel sebagai primadonanya hingga petik buah-buah yang lain seperti strawberry dan berbagai macam jeruk. Tapi taukah Nawak Ngalam bahwa Kota Batu juga punya wisata petik selain buah-buahan?

Desa Gunungsari Kecamatan Bumiaji Kota Batu adalah salah satu penghasil mawar  potong dengan skala yang cukup besar. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya mawar yang dikirim ke berbagai daerah seperti Kota Jakarta, Kota Semarang, Kota Bandung dan Pulau Bali. Dilihat dari luasnya, kebun mawar di Gunungsari inipun cukup besar, kurang lebih berkisar seluas 60 hektar.

Tak hanya sebagai penyuplai dan penjual bunga mawar, di area Gunungsari ini juga terdapat tempat wisata yang bernama Gumur (Gunungsari Makmur). Tempat wisata ini menawarkan petik bunga mawar tanpa duri atau yang sering dinamakan juga sebagai presto. Hanya berbekal 10.000 rupiah Nawak Ngalam sudah bisa berkunjung dan menikmati indahnya lautan mawar. Sedangkan bagi Nawak Ngalam yang ingin memetik bunga, akan dikenakan hanya 3.000 rupiah pada setiap mawar yang dipetik. Satu hal lagi yang perlu diketahui di kebun petik mawar Gumur ini tersaji tidak hanya satu jenis mawar, mulai dari mawar lokal unggulan bernama Pergiwo Pergiwati hingga Mawar  Holland yang mempunyai beragam jenis warna bisa ditemukan disini.

Bagi penggila foto, Jangan khawatir tempat wisata ini dijamin sangat instagramable, banyak spot foto yang cantik dan menarik untuk diabadikan. Sedangkan buat Nawak Ngalam yang sedang berpacaran wisata petik mawar ini juga bernuansa romantis, asal jangan lupa untuk membeli dan memetik setangkai atau dua tangkai mawar untuk pasanganmu agar liburan bersama dengan pasanganmu semakin berkesan. (Kartiko.P)