LINGKAR MALANG – Tak jarang kita mendengar  sumpah serapah dan cacian di jalan raya, bising kendaraan dan sliwar sliwer kendaraan yang tidak tahu aturan sering memancing emosi dan amarah para pengendara lain yang merasa dirugikan. Belum lagi asap knalpot yang kadang menderu dan membuat sesak pengendara terutama para biker roda dua. Memang fasilitas umum yang bernama jalan raya ini jauh dari kata kedamaian dan keindahan.

Salah satu poros jalan bernama Arjosari adalah salah satu diantaranya. Tak hanya kendaraan beroda dua ataupun minbus yang hinggap disini, motor besar bernama bus dan truk juga sering mampir disini untuk sejenak melepas emisi kotornya, maklum saja Jalan Arjosari ini adalah jalan poros menuju ke Surabaya. Bukan itu saja di jalan ini juga terdapat dua terminal yaitu terminal bis antar kota dan terminal angkutan kota yang memiliki unsur A (arjosari) dalam jurusannya. Jadi jangan heran diantara berbagai jalan yang menghias Kota Malang jalan ini termasuk dalam jalan yang tak pernah lelah dipenuhi kendaraan selama 24 jam non stop.

Beberapa minggu kemarin ada pemandangan baru  ketika melewati bagian bawah fly over Arjosari. Rangka bawah jembatan berubah menjadi warna cerah pelangi yang menghibur mata, sedangkan pada bagian penyangga jembatan terdapat beberapa pekerja yang sedang melukis dengan tekun. Beberapa lukisan di sisi yang berbeda sudah selesai, gambar topeng malangan dan beberapa motif batik sudah terpampang disana.

Usut punya usut keindahan jembatan yang belum rampung ini adalah buah karya dari dinas pekerjaan umum yang bekerja sama dengan CSR (Corporate Social Responsibilty) sebuah perusahaan cat. Rencananya akan ada dua fly over yang akan diperindah yaitu fly  over Arjosari yang sedang digarap dan fly over Kota Lama di dekat stasiun.

Bisa dikatakan ini adalah  terobosan  bagus yang dilakukan oleh pemerintah Kota Malang. Setidaknya ketegangan dan emosi pengendara yang akan masuk atau keluar Kota Malang dapat terkurangi dengan melihat cantiknya fly over yang dihiasi oleh karya seni ini. ( Kartiko P)