Lingkarmalang.com, Hamur Dieng – Kafe di Malang akhir-akhir ini mulai berada di dalam persaingan yang cukup ketat. Tanpa inovasi pasti akan tergerus persaingan yang sangat ketat. Tak hanya memberikan inovasi pada menu, tapi juga memberikan inovasi pada tampilan kafe. Salah satu yang membuat terobosan yang tergolong baru di Malang adalah Kafe Hamur Dieng.

Mengadopsi kebiasaan warga Malang yang memiliki ciri khas bahasanya dibalik, muncul nama hamur yang berarti rumah dan dieng merupakan nama daerah tempat kafe tersebut. Lebih tepatnya sang pemilik ingin mengajak pengunjung menikmati kopi racikannya di rumah sendiri. Konsep yang sangat unik ini tidak serta-merta menghadirkan rumah tinggal sang pemilik secara keseluruhan. Melainkan kafe tersebut dibentuk menyerupai rumah saja, maka jangan membayangkan lemari pakaian yang masih ada di dalam kafe Hamur Dieng.


Jadi beberapa bagian sangat mirip dengan rumah yang tiap harinya mengadakan pesta. Ada kursi dan meja di berbagai tempat. Mulai taman, ruang tengah, sampai pada balkon atas. Tak cukup sampai di sana, sang pemilik akan memanjakan berbagai tempat duduk anda dengan aksen khas yang pasti instagenic. Selain aksen buatan seperti tembok yang di-desaign berkesan kuno dan beberapa barang kuno, seperti sepeda angin dan lampu-lampu lawas, adapula pepohonan yang siap memanjakan anda di sore hari ataupun malam.


Bagi Nawak-Nawak Lingkar Malang yang hobi membaca, hendaknya datang lebih awal. Karena dipastikan akan betah berlama-lama untuk memesan kopi sembari membaca buku-buku yang dipastikan berkualitas. Di sisi lain kafe yang berlokasi di Jl. Dieng Atas no. 26 ini memiliki jam buka yang sangat singkat, hanya mulai pukul 3 sore sampai pukul 11 malam. Sangat mengesankan memang untuk mengunjungi tempat dengan design nan instagramable, kopi dan buku berkualitas. Alangkah lengkapnya hidup bila berkunjung ke Hamur Dieng.