LINGKARMALANG – Gunung Semeru dengan puncak mahameru 3676 Mdpl merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Semeru termasuk gunung berapi tertinggi ketiga di indonesia setelah G. Kerinci dan G. Rinjani. siapa yang tidak tahu kemegahannya? Siapa yang tidak mengenalnya? Ranupani dengan ketinggian 2100 Mdpl sebagai pintu utama menuju Mahameru.

Ranu Pani dihuni sekitar 1200 penduduk dengan berbagai macam kepercayaan, keyakinan dan adat yang kental menjadikan Ranupani sebagai tempat yang menghargai setiap perbedaan dalam agama. Ranu Pani memiliki keindahan alam yang berlimpah seperti Danau Ranu Pani dan Danau Ranu Regulo. Ranu Pani termasuk salah satu tempat penghasil sayuran yang sangat berpotensi.

mahameru 1

Masyarakat Ranu Pani mempunyai pekerjaan utama sebagai petani namun mereka memiliki kegiatan lain yang cukup menarik yaitu sebagai porter. Pekerjaan ini mulai marak digeluti sejak tahun 2011. Namun beberapa orang telah melakukan pekerjaan ini sejak lama. Sebagai contoh “Bapak Seger yang telah menjadi porter sejak tahun 1984”, di sisi lain ada juga “Pak Suroto yang telah bekerja sejak tahun 1992 dan masih aktif sampai sekarang”

Menjadi porter tidak mudah, pekerjaan ini menuntut fisik yang tangguh. Usia menjadi porter minimal 15 tahun dan tidak ada batasan untuk usia maksimal. Masih ada porter yang aktif dengan usia 70 tahun. Porter disana lebih suka dengan pendaki lokal dari pada mancanegara karena ada kesulitan dalam berkomunikasi.

mahameru impala 1

Pada dasarnya porter disewa untuk mengangkut barang para pendaki, namun seiring dengan permintaan pendaki, porter tidak selalu mengangkut barang. Pekerjaan lain yang dilakukan yaitu masak, mengangkut sampah dan sebagai penunjuk arah. Biasanya para porter bisa mengangkut barang maksimal 20-25 kg sekali mendaki. Porter memiliki cara masing-masing dalam pembawaan barang salah satunya dengan di masukkan dalam karung dan di pikul. Porter juga memiliki penampilan yang sederhana,mengenakan kaos,jaket,topi,boot atau sendal.

Biasanya jasa porter banyak di minati pada bulan Agustus dimana bertepatan dengan Kemerdekaan RI. Pengaruh lonjakan pengunjung di Gunung Semeru tidak terlalu berdampak bagi porter selain penambahan pendapatan. Malah sebaliknya lonjakan pengunjung malah menimbulkan hal negatif. Salah satunya banyaknya sampah. Hal tersebut malah membuat porter merasa resah.

mahameru impala

Untuk menggunakan jasa porter, biaya yang harus di rogoh sebesar Rp. 200.000 perhari untuk turis lokal dan untuk turis mancanegara di kenakan biaya sedikit lebih mahal dibandingkan turis lokal. Dari tarif tersebut, pembayaran bisa di lakukan di awal atau di akhir. Informasi untuk pemesanan jasa porter bisa langsung menghubungi porter atau lewat guide pendaki .

 Penulis : Anggota Muda 39 IMPALA UB