Lingkarmalang.com, Eksotika Goa Coban – Coban Perawan, itulah nama unik goa yang terletak di desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.  Belum banyak orang yang mengetahui wisata goa tersebut dikarenakan goa tersebut memanglah wana wisata baru, selain itu kurangnya publikasi dan tata kelola tempat wisata oleh masyarakat desa Sidodadi membuat wisata susur Goa Coban Perawan kurang dieksplor oleh para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Malang. Oleh karena itu kelompok KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Negeri Malang yang berposko di dusun Umbulrejo, desa Sidodadi pada hari Jum’at (20/4) melakukan survey ekspedesi ke lokasi Goa Coban Perawan.

“Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program KKN dalam Perintisan Wana Wisata Susur Goa Coban Perawanan,” program perintisannya antara lain: (1) Pemberian petunjuk arah ke tempat wisata, (2) Pemberian icon nama tempat wisata, dan (3) Manajemen tata kelola tempat wisata, papar Penanggung Jawab Kegiatan Asy’ari.

Survey pertama yang dilakukan adalah penentuan lokasi pemasangan petunjuk arah, rencanannya akan dipasang pada 10 titik strategis diarea jalan menuju lokasi wisata.

Selanjutnya survey  dilakukan menuju ke lokasi wisata Goa Coban Perawan dengan didampingi oleh tim dari Lembaga Harapan Bajulmati Adventure.  Kegiatan diawali dengan pemasangan perlengapan, seperti: baju pelampung, helm, dan Head Lamp, selanjutnya dilakukan breifing dan do’a bersama sebelum mulai masuk kedalam mulut Goa.

Setalah itu, kami satu-persatu berenang bergiliran masuk kedalam goa yang memiliki kedalaman air sekitar 15 Km pada mulut goanya. “Perasaan takut, penasaran, sekaligus mengasyikan bercampur menjadi satu karena ini adalah pengalaman pertama menyusuri Goa Coban Perawan, Papar Lailatul Isnaini salah seorang peserta KKN.

Sesampainya didalam goa kami dusuguhkan dengan eksotika keindahan kumpulan  Stalagtik, dan Stalagmit goa, ada satu bagian spot foto didalam goa yang kerap menjadi tempat favorit dalam berfoto yakni Stalagtik yang menyerupai singgasana.

Pak Hadi selaku  ketua BUMDES (Badan Usaha Milik Desa) pengelola wisata di desa Sidodadi. Pak Hadi menjelaskan, rencananya akan dibangun sarana-prasarana di lokasi tempat wisata Goa Coban Perawan, diantaranya adalah: kolam renang, spot foto, tempat pembayaran tiket, maupun sarana pendukung lainnya, saat ini yang sudah diwujudkan adalah toilet umum.   

Akses jalan menuju ke lokasi wisata cukup terjal, karena pembangunan infrastruktur jalan desa belum sepenuhnya optimal, jalanan makadam harus kami lalui ± 1 km dari lokasi posko KKN.

Untuk memasuki goa Coban Perawan diperlukan peralatan, antara lain: baju pelampung, head lamp dan helm. Kepala Desa juga menyampaikan, “Goa Coban Perawan diproyeksikan menjadi destinasi wisata unggulan di desa Sidodadi,’’ sehingga perlu adanya manajemen tata kelola tempat wisata yang baik agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung dan tentu saja dapat meningkatakan perekonomian masyarakat desa