LINGARMALANG – Apapun bentuk seni yang ditekuni maupun diminati pasti membutuhkan sebuah media untuk menunjukkan karya dan mengapresiasikannya. Salah satu media yang dibutuhkan pastinya adalah sebuah gedung yang memadai untuk melakukan pameran ataupun pagelaran. Beberapa tahun silam tercatat di Kota Malang ada beberapa gedung yang mengkhususkan dirinya untuk sarana apresiasi kesenian. Sebut saja gedung Flora, Gedung Pulosari, maupun Gedung Cenderawasih.

Seiring perkembangan jaman beberapa gedung telah berganti rupa, Gedung Flora telah lama hilang dimakan jaman. Gedung pulosari telah disulap menjadi sebuah supermarket kelas nasional, yang bisa dipertahankan hanya Gedung Cenderawasih, yang berganti hanya namanya yaitu kini kerap disebut sebagai Gedung Kesenian Gajayana.

Angin segar menghembus pada pecinta seni, pemerintah tidak mematok harga alias menggratiskan segala bentuk pertunjukkan seni yang dilaksanakan di Gedung Kesenian Gajayana. Ditambah lagi kini di gedung ini juga terdapat sebuah musium tentang musik seperti yang pernah dibahas dalam artikel lingkar malang silam berjudul “geliat digital di musium musik”.

Bangku penonton yang mendukung, serta akustik gedung yang sangat indah untuk sebuah pagelaran musik seharusnya memacu geliat para pelaku seni di Kota Malang, khususnya mereka yang bergerak di dunia musik. Namun nyatanya apa yang diharapkan tidak sesuai dengan kenyataan, gedung ini lebih sering digunakan untuk event pernikahan dibanding event yang berbau seni maupun pagelaran musik lainnya.

Saya adalah warga Malang yang lahir di tahun 80an, dan sempat menikmati geliat gedung gajayana mulai dari festival musik pelajar hingga menonton band idola bermain disana, merasa rindu akan rasa itu. Baik band lokal maupun nasional kini seakan ogah untuk memamerkan atraksi bermain musiknya di gedung yang penuh sejarah ini. Venue ini sekarang bukan menjadi idola lagi, mereka lebih memilih bermain di gedung tengah kota. Suatu saat saya harap gedung ini kembali berjaya kembali lebih dari tahun – tahun sebelumnya. (Kartiko.P)