UMAK – Trip alias dolan tipis-tipis kali ini bisa dibilang piknik buat cuci mata sebelum ujian akhir semester (UAS) lah yaa.. Karena pekan ini merupakan pekan sunyi atau minggu tenang buat kita mahasiswa(i) Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Yappp, Malang memang terkenal dengan kota wisata.

Oleh karena itu liburan ke Malang jadi keinginan kita bertiga (Melinda, Iza, Nia) dan sudah kita planning dari semester I dulu, tapi ya gitu slalu saja ada halangan buat berangkat kesana. Salah satu faktornya yaitu perbedaan lokasi tempat tinggalnya, si Nia (alias Nyak) gadis assli Gresik, Melinda gadis asli Sidoarjo, dan Iza (alisa emak) gadis asli Pandaan. Tapi akhirnya hari Senin, 22 Mei 2017 kemarin kita berhasil mentrealisasikan keinginan ngetrip alias dolan tipis-tipis ke Malang, Asikkkk.. Aku (melinda) dan Nyak berangkat hari minggu, 21 Mei 2017 dari Pacet pukul 13.30 WIB karena kebetulan ada kegiatan organisasi disana dan sepulang kegiatan itu langsung meluncur ke rumah si Iza di Pandaan, untuk bermalam alias nginep dirumahnya. Berhubung aku belum pernah ke rumah si emak, kita janjian keteman di Taman Dayu.

Oke, dan akhirnya kita ber-tiga berangkat dari Pandaan pukul 08.35 WIB yang dari schedule awal nentuin berangkat pukul 07.30 WIB. Ya begitulah pada ribet masing-masing, kalau aku mah ribet bangun (kalo tidur susah dibangunin wkwk, eh enggak kok enggak, canda aja hihi). Semua uda siap mau berangkat tapi masih bingung nentuin tujuan wisatanya, mau ke museum angkut / coban rondo / budug asu / peternakan kuda megastar / kampung topeng, maklumlah Malang memang banyak banget tempat wisatanya makanya sampai bingung hehe.. Akhirnya ditengah perjalanan kita memutuskan ke Peternakan kuda megastar dan Alun-alun Batu. Pukul 10.40 kita tiba di lokasi tujuan pertama yaitu Peternakan kuda megastar. Lokasi Peternakan kuda megastar ini berada di Jalan Langsep, Oro-Oro Ombo, Kec. Batu, Kota Batu, Jawa Timur. Peternakan kuda megastar ini merupakan buah dari hasil kerjasama pihak PT Megastar dengan pihak Perhutani. Harga tiket masuk (HTM) nya nggak bikin kantong kering kok rek, HTM-nya terjangkau yaitu hanya 25.000,00,- dengan HTM segitu kita sudah bisa foto-foto alias selfi sama kuda-nya, dan sudah termasuk spot berfoto di taman bunga matahari yang cantik banget juga loh. Gak mahal kan yaa. Pelayanan dari petugas Peternakan kuda megastar baik dan ramah. Kuda-kudanya juga baik loh, mau diajak foto-foto hehe, karena kuda disana sudah jinak jadi aman diajak foto bareng. Buat yang nggak berani dekat-dekat sama kuda, tenang disana ada tour guide alias pawang kuda kok, jadi kita fotonya diarahkan atau jagain sama pawang kuda nya, asikk kaan yaah hehe.. Oh iya ada tips buat foto sama kuda rek, Jangan berada di belakang kuda, karena bisa aja anda akan terkena tendangan dari kuda. Jadi tetap hati-hati dan waspada ya.

Pukul 12.25 WIB kita cabut dari lokasi peternakan kuda megastar dan langsung maluncur alias OTW ke Alun-alun Batu. Jarak Peternakan kuda megastar dengan Alun-alun Batu tidak sebegitu jauh, tiba di lokasi wisata tujuan kedua ini sekitar pukul 13.00 WIB dan kita langsung menunaikan ibadah sholat dzuhur di Masjid Agung An Nuur baratnya Alun-alun Batu. Alun-alun Batu terletak di Jalan Agus Salim, Sisir, Batu, Kec. Batu, Jawa Timur 65314. Di alun-alun kota Batu ini terdapat wahana permainan seperti Bianglala dengan harga tiket hanya sekitar Rp.5000,- saja loh rek. Gak mahal kan ya hehe.  Pada saat bianglala berada di atas, kita bisa melihat pemandangan di sekitar Alun-alun kota Batu yang indah dan menakjubkan. Selain bianglala, terdapat juga wahana permainan untuk anak-anak seperti ayunan, prosotan, kuda-kudaan dan mainan lainnya serta beberapa patung binatang dengan design lucu supaya mudah disukai pengunjung terutama anak-anak, disana juga banyak tempat kuliner, jadi kalau anda lapar tidak perlu bingung cari tempat makan.Oke setelah uda puas jalan-jalan, foto-foto dan naik bianglala akhirnya pukul 15.00 WIB kita cabut pulang agar tiba dirumah tidak larut malam. Ditengah perjalanan pulang di daerah Pasar Singasari ada operasi patuh yang dilakukan oleh petugas Kepolisian. Dalam penertiban tersebut si emak lupa tidak membawa STNK dan sepeda motornyapun ditahan oleh pak Polisi sebelum dapat menunjukkan STNK nya secara langsung. Alhasil aku mengantar emak pulang ke rumah untuk mengambil STNK yang tertinggal. Jadi bolak-balik perjalanan ke Singasari-Pandaan. Intinya, Apabila Nawak-nawak mau bepergian dengan mengendarai kendaraan bermotor periksa kembali surat-surat kendaraan dan SIM ya Rek, agar tidak tertinggal dan aman tidak terkena razia ketika ada operasi lalu lintas.

Save Peternakan Kuda Megastar. Save Alun-alun Batu 😉

Kiriman Dari :Dwi Melinda Ellyani <[email protected]>