Lingkarmalang.com, Coklat klasik – Kecil tapi banyak, rasanya kalimat itulah yang cocok untuk menggambarkan coklat klasik di era awal kemunculannya. Pasalnya gerobak ukuran setengah meter persegi tersebut, tersebar di berbagai sudut Kota Malang. Cara tersebutlah yang dijalani mbak Martalinda Basuki sebagai pemilik untuk mem-babat alas.

Tak hanya di Kota Malang gerobak berukuran setengah meter persegi tersebut juga tersebar di Kabupaten Malang bahkan Kota Batu. Ragam varian coklat pun tersaji secara sederhana pada waktu itu. Hanya tiga varian yaitu kopi coklat, susu coklat, dan coklat murni. Kreatifitas penyajian pun masih sederhana hanya tersaji dalam bentuk dingin plus es batu dan panas. Cara penyajian ini masih dapat Nawak-Nawak Lingkar Malang temui sampai saat ini.

Seiring perjalanan waktu ragam varian pun mulai bertambah, tak hanya memadu-padankan coklat dengan produk lain. Tapi memberikan rasa terhadap coklat yang disajikan. Seperti Oreo, teh hijau, dan ragam rasa lainnya.

Tak hanya ragam menu yang semakin lama semakin bertambah, juga jangkauan kota yang awalnya hanya 23 bertambah menjadi kira-kira 60 kota. Sangat pesat memang perkembangan frenchise yang dimiliki wanita kelahiran 13 maret 1991 ini. Sangking pesatnya usaha franchise coklat ini sampai-sampai sering menggaet berbagai penghargaan lomba inovasi kreatif. Harus diacungkan jempol untuk usaha sekelas ini, banyak orang yang memandang rendah usaha fanchise ini, tapi pemuda lulusan Universitas Brawijaya ini dapat membuktikan bahwa usaha yang dianggap rendah oleh masyarakat dapat menyingkirkan saingannya di kancah internasional.

Gedoran yang dilakukan tak cukup sampai sana, akhir-akhir ini juga mulai bermunculan resto bermerk Coklat Klasik. Jika membeli di gerobak yang saya tulis di atas tadi, anda hanya membeli lalu menikmatinya di tempat lain. Lain halnya dengan membeli di beberapa resto Coklat Klasik, layaknya resto lain, anda bisa berlama-lama menikmati minuman coklat di sini. Dengan latar resto yang unik, memberikan kesan menikmati coklat di tengah gemerlapnya Kota Malang. Resto yang berlabel Coklat Klasik ini memang terbilang unik. Gak percaya? Bisa melipir ke Coklat Klasik di daerah Joyogrand dan Dieng.