LINGKARMALANG – Sejarah sangat berharga bagi penduduk masa kini. Karena dengan sejarah dapat belajar tentang peradaban dan filosofi dalam menjalani hidup. Salah satu sejarah yang tergusur dari lantai asal usul Malang yaitu Candi Bocok. Candi Bocok salah satu candi yang secara tidak langsung tertutup oleh asal-usul malang sendiri. Pasalnya sejarah awal berdirinya malang ditengarai oleh prasasti dinoyo yang didirikan oleh kerajaan Kanjuruhan. Tak hanya kerajaan Kanjuruhan yang mendominasi sejarah malang, pun juga Singosari dengan kisah asmara antara Ken arok dan Kendedes.

Hal tersebut yang menjadikan Candi Bocok menjadi tersisih dari segi referensi sejarah. Perlu diketahui bahwa candi yang terletak di Dusun Bocok, Desa Pondokagung, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang ini merupakan bangunan yang dibangun pada masa kerajaan Majapahit. Tergambar pada bentuk bangunan yang terbangun dari batu bata merah berukuran. Sangat berbeda dengan candi-candi yang terbangun pada masa kerajaan singosari yang terbangun dari susunan batu-batu andesit.

Memang dengan bangunan yang sekarang yang sudah tidak lengkap sangat enggan untuk dikunjungi. Dan juga candi ini juga tidak masuk dalam situs resmi Kabupaten Malang ini membuat candi ini sangat sepi oleh pengunjung. Namun hal yang sangat langka anda dapat menemui juru kunci yang bernama Pak Muljanto. Di rumah juru kunci yang kaya akan pengetahuan sejarah tentang candi yang terletak di perbatasan Malang dan Kediri ini anda dapat melihat arca Dewa Siwa.

Dengan pahatan yang rapi nan rinci anda dapat melihat rupa bentuk arca secara nyata. Dibanding dengan arca yang terletak di candi-candi yang sudah ada di malang di sini adalah arca dengan pahatan yang masih dapat terlihat sebagai arca dewa. Maka dari itu pak muljianto sempat ketar-ketir dengan arca yang di simpan di rumahnya. Karena arca dengan pahatan sedetil itu sangat langka dan dapat di pastikan harganya melambung tinggi (Pungkas.P)