LINGKARMALANG – Bagi Nawak Ngalam yang lahir pada tahun 80 an hingga 90 awal, Nama Senaputra Malang pasti tak asing lagi. Walau di tempat ini tersedia kolam renang untuk dewasa dan anak-anak namun wajah senaputra lebih dikenal oleh pemuda tanggung kala itu sebagai tempat pertunjukan jaranan. Hampir setiap bulan di Senaputra dulu selalu ada pertunjukan kebudayaan dan jaranan selalu menjadi pertunjukan unggulan yang ditunggu oleh Nawak Ngalam.

Selain pertujukan kesenian dan jaranan, Senaputra juga terkenal Karena menjadi basecamp sebuah stasiun radio tua Kota Malang. Mengudara dengan menyiarkan acara bertajuk Bos Balbalan Bos, radio ini sempat nge hits di telinga Nawak Ngalam lawas. Disamping acaranya yang asik punya, Senaputra juga mempunyai bibit unggul penyiar bernama Ovan Tobing. Kekhas an suara beratnya menjadi menjadi penunjang utama tenarnya radio senaputra sebagai radio rock di kala itu.


Waktu berselang tahun pun berganti, Seiring waktu gesekan tak bisa dihindari. Entah bagaimana awal mulanya yang jelas pada akhirnya pengelola lama harus angkat kaki dari taman rekreasi senaputra, tak hanya sampai disitu. Radio tua senaputra yang sudah mengarungi kerasnya industri penyiaran di kota Malang sejak 1968 juga turut minggat dari taman rekreasi yang sempat membesarkan namanya.


Tercatat pada tahun 2014 pengelolaan Taman Rekreasi ini beralih pada Kodam V Brawijaya. Nama Taman Rekreasi Senaputrapun berganti pula menjadi Brawijaya Edu Park. Beberapa renovasi juga dilakukan oleh management tanpa menghilangkan konsep awalnya. Kini di taman rekreasi ini ada sebuah tempat nguliner yang kece menyambut para pengunjung di bagian depan. Kolam renangnya pun juga ada perbaikan di sana sini sehingga menjadi lebih nyaman untuk dinikmati.


Perombakkan ini tidak hanya berhenti sampai disini saja, kedepan management akan menambah beberapa wahana kembali yang terkait dengan pendidikan dan edukasi. Semoga wajah baru taman rekreasi ini kelak bisa menjadi lebih cantik dan bermanfaat bagi Nawak Ngalam. (Prasetyo.K)