UMAK – Sawah ? mungkin yang ada di pikiran kalian adalah yaa hanya lahan hijau terbentang . Tapi bagiku, sawah tidak sesederhana itu. Mengingat di Kota Malang yang hampir semua adalah lahan beton, bagiku melihat hamparan sawah yang cukup luas sudah mampu menjadi lokasi wisata versiku sendiri.

Minggu lalu di Bulan April, aku dan beberapa teman melakukan sebuah praktikum yang menuntut kami untuk mencari sampel tanah di Kecamatan Sumber Pucung. Maklumlah, kami mahasiswa Geografi memang sering bergelut dengan alam. Sebagai seorang yang tinggal di Kota Malang, sangat-sangat jarang saya melihat hamparan sawah yang sangaaattt luas. Paling paling yo sak glutekan tok ahaha.. but di daerah Kecamatan Sumberpucung ini sungguh sungguh eksotis sawahnya. Karena hampir 60% dari kecamatan ini adalah sawah, sehingga tidak sulit untuk mencarinya .

Setelah lelah seharian mengerjakan tugas keliling-keliling Kecamatan Sumberpucung, kami berinisiatif untuk berhenti sejenak. Dan sangat bertepatan sekali kami melihat ada sebuah gubug tua yang berada di tengah sawah. Kami langsung menuju kesana sambil membawa bor tanah (salah satu alat praktikum lapangan ) untuk beristirahat sejenak. Di tengah hamparan sawah dan di bawah langit yang biru cerah, kami melepas dahaga. Pemandangan sawah, yap.. hanya pemandangan sawah, mampu melepas dahaga kami. Tapi tapi tapi, sepertinya ada yang kurang.. hmm.. yaa .. andai saja ada sebungkus Sego Jagung jadi teman pelengkap kami, pasti akan lebih unch kan rekreasi kami di tengah sawah di Kecamatan Sumber Pucung ini hahaha.

Yah, benar benar wisata yang sangat sederhana kan.Tapi bagi kami berwisata di desa, berwisata di sawah itu tak kalah asyiknya dengan tempat wisata lain yang saat ini lagi ngehits di Malang Raya. Seandainya saja di Kota Malang masih terdapat seperti ini, pasti tak perlu lah ke Kabupaten untuk melepas dahaga dan menghirup udara segar seperti ini. yaaa harapan kami sih, semoga nanti sampai kami tua, anak cucu kami masih bisa merasakan kesegaran dari sebatas pemandangan sawah ini, yang nampak sederhana tapi bagiku istimewa.

From : gitacaesar[email protected]