LINGKARMALANG – Bicara tentang sejarah, cara paling mudah dalam mempelajari sejarah adalah dengan pergi ke museum, Di dalam museum kita bisa berwisata sekaligus belajar. Dengan melihat berbagai barang bersejarah di dalamnya maka kita akan lebih mudah memahami bagaimana keadaan situasi dan kondisi pada saat peristiwa sejarah tersebut berlangsung.

@wenny_widyastuti museum malang tempo dulu
IG @wenny_widyastuti Lorong Waktu

Kota Malang selain mempunyai Museum Brawijaya yang dikelola oleh negara, juga mempunyai Museum Malang Tempo Dulu yang dikelola oleh perseorangan. Dwi Cahyono, nama ini mungkin bagi sebagaian besar budayawan kota Malang bukanlah nama yang asing. Kiprah pak Dwi dalam dunia sejarah dan budaya kota Malang memang tak perlu diragukan lagi. Hal ini diperkuat dengan meresmikan Museum Malang Tempo Dulu pada tahun 2012 silam. Mendirikan sebuah museum yang menghadirkan tema sejarah dari jaman pra sejarah hingga jaman colonial adalah impiannnya sejak tahun 1996.

By @_riskaap museum malang tempo dulu
IG @_riskaap museum malang tempo dulu

25.000 untuk umum, 10.000 untuk pelajar dan 15.000 untuk pengunjung yang memiliki KTP malang, itulah harga yang dibandrol untuk bisa masuk ke museum ini. Dengan harga yang cukup murah ini, selama kurang lebih satu jam kita akan dibawa ke lorong waktu perkembangan sejarah kota Malang dari jaman ke jaman. Kesan museum yang angker dan seram tidak akan kita temui di museum ini,  sehingga pengunjung bisa dengan enjoy menikmati berbagai diorama maupun benda – benda lawas yang terdapat di museum .

By @rasya04_20 museum malang tempo dulu kota malang
IG @rasya04_20 museum malang tempo dulu

Buat wisatawan yang tertarik dengan budaya dan sejarah Malang jangan sampai lupa mampir ke Museum Malang Tempo Dulu Jalan Gajahmada sebelah Resto Inggil. Persiapkan juga kamera anda karena banyak spot foto menarik yang sayang bila terlewatkan di sana