LINGKARMALANG – Wisata berbasis agropolitan mulai merebak di Kota Malang, Kabupaten Malang ataupun di Batu. Mulai wisata agro yang lumrah sampai yang bisa dikatakan tidak lumrah. Seperti pada artikel-artikel yang sudah ditulis lingkar malang dengan tema wisata petik jeruk, petik apel. Kali ini ulasan akan sedikit anti mainstream dengan memadukan petik dengan kata benda yang sangat jarang di petik yaitu madu. Ya wisata petik madu di ujung utara kabupaten malang ini memang dapat mengernyitkan dahi sewaktu membacanya. Betapa tidak madu yang biasanya didapatkan dari hewan ganas sekelas tawon kini pengunjung di ajak untuk memetik. Tapi harap tenang, karena anda tidak sekonyong-konyong harus memetik madu yang diposisikan sebagai buah.

Melainkan petik ini merupakan kata kiasan yang memiliki makna mengunduh. Jadi pengunjung tidak harus langsung menguji hormon adrenalinnya dengan memetik madu dari rumah lebah. Di tempat wisata yang bernama toko Rimba Raya ini anda dapat belajar cara “memetik” madu. Seperti halnya di beberapa wisata yang menyelipkan nama argo pasti lengkap dengan wisata edukasinya. Begitu juga disini para pengunjung pasti dapat pengetahuan tentang per-maduan.

Mulai cara memanen, cara membuat kandang, sampai cara membuat produk turunan dari produk yang di hasilkan oleh tawon tersebut. Hal tersebut di tunjang dengan banner-banner yang di pajang dengan berbagai informasi tentang alat atau objek disebelahnya. Banyak yang dapat diperoleh dari sebuah tour wisata singkat di daerah patal lawang ini. Jika bosan dengan jalan-jalan dan belajar mengolah madu ada outbound dan beberapa warung yang siap memanjakan lidah pengunjung. Dengan berbagai olahan yang tak jauh dari lebah tentunya. Untuk oleh-oleh pun disini juga ada olahan sarang lebah yang di manfaatkan sifat “lilinnya”. Dari sarang lebah yang dipanaskan ini nawak-nawak lingkar malang dapat membuat berbagai bentuk tangan dari tangan para pengunjung sendiri tentunya. Menarik bukan? Sangat unik untuk buah tangan yang dapat di pajang di rumah. (Pungkas.P)