LINGKARMALANG – Akhir-akhir ini wisata bertani mulai marak di Malang Raya. Salah satu wisata edukasi di bidang pertanian di Dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Di wisata edukasi ini anda dapat memanen jeruk sendiri. Namun tak hanya sebatas berwisata petik jeruk bak mini market alami yang mengganti rak display menjadi pohon, di desa wisata petik jeruk ini memberikan edukasi tentang penanaman jeruk. Tour ini akan di pandu oleh bapak-bapak dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mitra 2 yang menjadi inisiator dari wisata edukasi ini.

Lokasi desa petik jeruk ini tergolong masih asri dan jauh dari asap polusi. Pasalnya lokasi ini berada jauh dari jalan arteri penghubung antara Kota Malang dan Kota Batu. Dengan begitu anda dapat refreshing nafas yang biasa menghirup asap kenalpot kini anda dapat menikmati udara segar dengan aroma khas rerumputan. Jadi anda dapat menyelam sekaligus minum air alias memetik jeruk sekaligus menghirup udara segar khas pedesaan. Meskipun pedesaan jangan meremehkan menejemen pariwisata petani disini. Menurut Lingkar Malang cara menghadirkan tour para petani sudah termasuk modern, dengan sedikit edukasi dari setiap perjalanan membuat acungan jempol boleh disematkan kepada para petani Kecamatan Dau ini.

Sedikit pengetahuan bagi para pembaca di Desa Wisata Petik Jeruk ini ada 12 jenis jeruk. Di desa ini memiliki varietas khas yaitu jeruk keprok punten. Dari varietas khas tersebut dilakukan persilangan dengan varietas lain dan menghasilkan 12 jenis jeruk. Namun jangan khawatir disini tidak hanya menyediakan jeruk peras saja, ada juga jeruk buah yang lumrah ditemui di pasaran. Perlu diketahui juga Kecamatan Dau ini juga menjadi supplier beberapa daerah di Indonesia. Maka dari itu jika anda mengunjungi Kota Wisata Batu dapat menyelipkan desa petik jeruk ini kedalam salah satu destinasi yang anda kunjungi. (Pungkas. P)