LINGKARMALANG – Jangan heran bila suatu saat Nawak Ngalam menemui banyak turis ber-sliwer-an di area Jalan Basuki Rachmad. Selain lokasinya yang dekat dengan bangunan-bangunan masa kolonial yang belum berubah, di tempat ini juga ada sebuah tempat makan favorit para turis asing terutama turis Belanda yang sudah berumur.

Toko Oen, atau lazimnya dibaca sebagai Toko Un adalah sebuah resto dengan konsep lawas. Entah masih ambigu antara mengatakan Toko Oen ini berkonsep klasik atau mempertahankan konsepnya, Karena sebenarnya Toko Oen ini memang benar-benar Klasik alias sudah ada sejak dulu. Tepatnya Toko Oen didirikan pada tahun 1930, itu sebabnya Toko Oen selalu mempunyai ruang di hati para wisatawan asing terutama warga Belanda.

Sebenarnya ada banyak resto di Malang yang mengusung konsep tempo dulu, namun yang berbeda disini adalah bila kebanyakan resto dengan konsep tempo dulu membawa nuansa jawa maupun pedesaan pada jaman dahulu, di Toko Oen yang diangkat adalah Konsep Kultur Belanda pada masa lampau. Hal ini terlihat pada furniture yang melangkapi di rumah makan ini, dan diperkuat dengan spanduk di meja bar yang bertuliskan Belanda “welkom in Malang”

Selain suasana dan Interior yang beraromakan Belanda masa lalu, di resto ini juga disediakan berbagai menu – menu klasik ala eropa. Menu andalan yang ditawarkan adalah es Krim, ada pelbagai macam jenis es krim klasik mulai dari es krim potong hingga yang dikombinasikan dengan sirup dan buah. Untuk makanannya sendiri steak lidah tetap menjadi primadona untuk dicicipi.

Walau harus merogoh kocek sedikit dalam bila ingin mencicipi berbagai menu disini, namun ini setara dengan nuansa yang ditawarakan serta nikmatnya sensasi mencicipi makanan Eropa tempo dulu. Tertarik merasakan sensasi jadi meneer Belanda dengan balutan kondisi masa lamapu? Yuk buktikan sendiri. (Prasetyo.K)