Indonesia yang memiliki keyakinan awal animisme dinamisme ini sangat dominan dengan kekuatan mistis. Jika kita lihat beberapa budaya yang berbau mistis tidak jarang di temui di berbagai daerah, termasuk di malang raya. Seperti halnya kesenian budaya bantengan ini, budaya yang berasal dari kesenian daerah tumpang dan batu ini memiliki sejarah yang tak kalah menarik dengan kesenian lain. Bantengan merupakan sebuah padu padan dari berbagai seni, mulai dari seni tari yang mengandalkan keelokan gerak pemain, seni kanuragan yang bersifat magis, dan seni musik yang membungkus kedua kesenian yang saya sebutkan di awal menjadi suatu seni drama yang bisa memanjakan telinga para penontonnya.

Seperti halnya kesenian jatilan dan jaranan yang biasa di sebut kuda lumping, pertunjukan bantengan juga di mainkan oleh para pemain yang kesurupan leluhur atau biasa di sebut danyang. Bedanya bantengan dengan kuda lumping ialah bantengan di mainkan oleh dua orang yang menjadi kepala dan ekor seperti layaknya barongsai. Dalam sebuah pagelaran bantengan ada beberapa hewan jadi-jadian alias yang di perankan manusia, yang menjadikan bantengan semakin seru. Ada dua hewan yang menjadi pemeran figuran yaitu monyet dan macan. Kedua hewan tersebut juga mengintepretasikan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Photo IG @dwddntii

Monyet memiliki peran untuk menggoda macan dan banteng. Ini menjadikan monyet memiliki peran provokator yang biasa di temui masyarakat. Sedangkan banteng biasanya ada 2 banteng yang satu jantan yang satu betina ini menjadikan peran banteng seperti halnya masyarakat umum. Dan peran terakhir yaitu macan, macan pada suatu pagelaran biasanya hanya ada satu ini mengintepretasikan sebagai pemerintah. Intinya pertunjukan ini menceritakan macan dan banteng yang seringkali diprovokasi oleh monyet dan menjadi peperangan antara dua hewan tersebut.

Bantengan malang raya biasanya memiliki kebiasaan saling mengundang antar kelompok seni bantengan yang identik dengan sebutan anjang sana anjang sini. Yang memiliki makna jika kelompok seni bantengan antar wilayah memiliki tanggapan maka kelompok seni lain akan ikut meramaikan entah itu bertindak sebagai pemain yang kesurupan atau meramaikan dengan cara mem-publish acara tersebut ke komunitas yang dimiliki.

Photo IG @dwddntii

Satu hal yang sangat unik dalam kesenian bantengan ini yaitu beberapa kelompok seni memiliki tradisi pembukaan dan sesajen yang berbeda. Jika sesajen yang disajikan berbeda maka penampilan yang akan di pertunjukkan juga pasti berbeda. Selain itu kelompok kesenian bantengan ini juga kebanyakan berlokasi di kaki gunung, seperti gunung Arjuno, Welirang, Kawi, Bromo dan beberapa gunung lain yang berada tidak jauh dari malang raya.

Jika anda ingin melihat pertunjukan seni ini dapat mencari info acaradi beberapa grup yang ada di sosial media seperti facebook, twitter dan juga instagram. Namun jika anda menonton tetap harus berhati-hati karna tidak jarang dapat di temui aksi anarkis yang dilakukan oleh mereka yang kesurupan. Aksi tersebut di sebabkan para penonton yang usil dengan berkata jorok di hadapan mereka yang kesurupan, atau bersiul yang dapat memancing mereka yang kesurupan untuk mengejar penonton tersebut. ( Pungkas N )