Lingkarmalang.com,Coban Bidadari – Kecamatan Poncokusumo merupakan salah satu kecamatan yang sebagian areanya berada diatas ketinggian. Salah satu desanya ada yang bernama Gubuk Klakah acap kali diberikan julukan negeri diatas awan. Nama tersebut disematkan karena desa tersebut berada di ketinggian dan setiap paginya diterpa kabut yang memberikan kesan sebuah negeri yang ada diatas awan.

Kali ini Lingkar Malang akan memberikan ulasan tentang air terjun yang ada di negeri diatas awan awan tersebut, Coban Bidadari itu namanya. Mungkin nama bidadari sengaja di-comot untuk memberikan penegasan bahwa coban tersebut sebagai bidadari yang ada di negeri  diatas awan. Namanya saja sudah bidadari, pasti kecantikannya sudah tidak diragukan lagi. Kecantikan yang mengintepretasikan kecantikan pemandangan Coban Bidadari tersebut. Air terjun yang terletak sebelumnya Coban Pelangi ini akhir-akhir ini sering menghiasi Instagram. Mungkin dikarenakan pengelola menyediakan tempat-tempat yang memang layak untuk menjadi background foto.

Beberapa tempat yang seringnya terlihat instagramable kebanyakan bertema ketinggian, Seperti: rumah pohon, bunga yang mekar dan background sayap yang mengepak. Satu-satunya objek yang disediakan untuk latar foto yang tidak bertema langit hanya rumah warna warni. Rumah yang lebih mirip sebagai rumah penyihir dalam serial film Hollywood namun berwarna warni ini dapat pula menjadi pemanis swafoto Nawak-Nawak Lingkar Malang.

Untuk masuk di coban  ini pengelola hanya mengenakan 10.000 rupiah perkepala. Dengan berbagai fasilitas yang selalui di perbarui tersebut sangat murah rasanya. Akses menuju coban pun juga sudah bagus, meskipun tak dapat dipungkiri masih ada beberapa akses jalan yang berlubang. Lebih tepatnya akses menuju TNBTS yang parah. Setelah lepas dari jalan utama yang biasa di lalui jeep ke TNBTS sudah tidak parah. Akses masuknya yang hanya beberapa meter sudah tidak rusak lagi. Selain coban ini di konsep sebagai wana wisata layak selfie ada pula camping area yang dapat memfasilitasi anda yang suka nenda. Ataupun arena untuk berkuda yang ingin mencoba kendaraan dijaman tersebut. Bagaimana? Silahkan Nawak-Nawak Lingkar Malang pilih sendiri wahana untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau orang-orang tercinta. (Rohman)