LINGKARMALANG – Bakso sedikit banyak sudah mencerminkan kuliner khas Malang. Meskipun pada artikel sebelumnya disebutkan adanya Bakso Solo yang mulai menjamur juga di Kota Bunga ini. Namun tidak mengurangi pamor bakso yang menjadi ciri khas Kota Malang. Akhir-akhir ini banyak kuliner yang terkesan nyleneh namun unik bermunculan di Malang. Salah satu contohnya yaitu Bakso Beranak. Sebetulnya sebelum Bakso Beranak ini ada banyak varian menu modifikasi bakso yang diberikan nama unik pula. Seperti Bakso Tenes, Bakso Bakar, dan puluhan varian lagi yang dapat ditemui di sekitar area kota.

Diakhiri dengan inovasi yang namanya membuat menggelengkan kepala, bukan karena tidak setuju dengan nama yang disandang melainkan disebabkan oleh nama yang uniknya kebangetan. Sebetulnya Bakso Beranak ini bahannya seperti kebanyakan bakso yang dijajakan di Kota Malang. Namun ada inovasi pada penyajian dengan ukuran jumbo dan memiliki bakso kecil-kecil didalam bakso yang ukurannya gede tersebut. Unik memang dengan penyajian seperti itu bisa-bisa satu mangkok bakso anda hanya berisi satu Bakso Beranak. Biasanya Bakso Beranak ini memiliki anak-anak yang tidak cukup satu jenis melainkan dengan 2-3 jenis. Diantaranya anakan yang ada di dalam bakso jumbo tersebut yaitu bakso kecil yang biasa di jual dengan harga 1.000, bakso berisi telur burung puyuh, dan bakso dengan isian lain seperti cabe.

Dengan inovasi penyajian yang super kreatif ini memiliki efek salah satu menu ini mudah terkenal di Malang ataupun di luar Malang. Nawak Ngalam dapat menjumpai warung bakso yang menjual Bakso Beranak ini di kiri-kanan jalan antar kota di Malang. Biasanya warung yang menjual Bakso Beranak akan membubuhkan menu tersebut di daftar menu yang biasa kita temui di pinggir jalan. Semoga agresi yang dilakukan bakso beranak ini tidak mengalahkan trend bakso dorong yang lumrah di temui di kota dingin pada sore hari. (Pungkas P)